Kromatografi Sistem Radial (Kromatotron)


Prinsip kerja :
Kromatotron memiliki prinsip sama seperti kromatografi klasik dengan aliran fase gerak yang dipercepat oleh gaya centrifugal. Kromatografi jenis ini menggunakan rotor yang dimiringkan dan terdapat dalam ruang tertutup oleh plat kaca kuarsa, sedangkan lapisan penyerapnya berupa plat kaca  yang dilapisi oleh silika gel. Plat tersebut dipasang pada motor listrik dan diputar dengan kecepatan 800rpm. Pelarut pengelusi dimasukkan ke bagian tengah pelarut melalui pompa torak sehingga dapat mengalir dan merambat melalui lapis tipis karena gaya sentrifugal. Untuk mengetahui jalannya proses elusi dimonitor dengan lampu UV.
Gas Nitrogen dialirkan kedalam ruang plat untuk mencegah pengembunan pealrut pengelusi dan mencegah oksidasi sampel. Pemasukan sampel itu diikuti dengan pengelusian menghasilkan pita2 komponen berupa lingkaran sepusat. Pada tepi plat, pita2 akan terputr keluar dengan gaya sentrifugal dan ditampung dalam botol fraksi..cek dg KLT (HOSTETTMANN, 1995)

Cara pembuatan Fasa Diam alat Kromatotron :
- Siapkan Aq.Dest dalam wadah kaca tertutup sesuai dengan tebal pelat yg dibutuhkan dan dinginkan pada suhu ± 10oC
- Siapkan plat kaca yg bersih dan kering, beri pembatas dari plastik (selotip transparan gede) sebagai cetakan dipinggir kaca
- Pasangkan baut/besi  dipusat plat kaca yang berlubang sehingga kaca tidak bergetar atau bergoyang
- Dalam pembuatan plat, masukkan seluruh silca gel pada aq.Dest bersuhu 10OC, kocok 25-30 detik
- Tuangkan silica kepermukaaan kaca sehingga merata keseluruh permukaan kaca sambil memutar plat kaca dengan posisi tegak dan mengentakkannya perlahan
- Simpan pada suhu kamar pada suhu kamar selama 24 jam.

NB. Kloroform yg akan di gunakan dalam kromatotron harus di netralkan dengan Al2O3
Cara kerjanya Kromatografi Sisitem Radial atau Kromatotron secara teknikal adalah :
1.    pastikan plat yg digunakan sesuai dg jumlah sampelnya dan telah di cuci dg MeOH(bila plat yg digunakan adalah plat bekas)..aktifkan dalam oven suhu , 80oc selama 20 menit. Keluarkan dan pasang lagi pada alat
2.    Plat harus dibasahkan terlebih dahulu dengan Heksana hingga ada yg menetes
3.    Masukkan sampel yg telah dilarutkan dl Aceton (ideal) pada saat plat masih basah dg Heksana. Bila tidak larut dalam Aceton bisa ditambah dengan sedikit MeOH
4.    Setelah semua sampel masuk maka biarka dulu kering sampel kita itu
5.    Tambahkan eluen yg sesuai (Rf 0,3 paling tinggi n dominan) dalam volume yang sesuai.
6.    Amati pemisahannya dengan lampu UV
7.    Eluat yg keluar ditampung dan di cek dengan KLT
About these ads

One Response to “Kromatografi Sistem Radial (Kromatotron)”

  1. Syahrul Tuba Says:

    Kenapa Kloroform yg di gunakan dalam kromatotron harus di netralkan dengan Al2O3 ??


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: