<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>world health, history and technology</title>
	<atom:link href="http://ichadchemical.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ichadchemical.wordpress.com</link>
	<description>love beutiful history health</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 09:37:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ichadchemical.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/558586fdc1c0a5a57dc03131c849e002?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>world health, history and technology</title>
		<link>http://ichadchemical.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ichadchemical.wordpress.com/osd.xml" title="world health, history and technology" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ichadchemical.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Stroke the Silent Killer</title>
		<link>http://ichadchemical.wordpress.com/2012/01/25/stroke-the-silent-killer/</link>
		<comments>http://ichadchemical.wordpress.com/2012/01/25/stroke-the-silent-killer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 09:29:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ichadchemical</dc:creator>
				<category><![CDATA[Healthy and Medical Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ichadchemical.wordpress.com/?p=2388</guid>
		<description><![CDATA[Stroke sebagai salah satu penyakit yang paling menakutkan karena hasil akhirnya yang bisa fatal baik meninggal dunia atau cacat tetap. Untuk itu penting bagi kita semua untuk mengetahui lebih dalam tentang penyakit stroke ini. Dalam artikel kesehatan tentang stroke ini akan dibahas segalanya tentang penyakit ini mulai dari epidemiologi, apa itu stroke, faktor resiko stroke, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2388&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Stroke sebagai salah satu penyakit yang paling menakutkan karena hasil akhirnya yang bisa fatal baik meninggal dunia atau cacat tetap. Untuk itu penting bagi kita semua untuk mengetahui lebih dalam tentang penyakit stroke ini.</p>
<p>Dalam artikel kesehatan tentang stroke ini akan dibahas segalanya tentang penyakit ini mulai dari epidemiologi, apa itu stroke, faktor resiko stroke, gejala stroke, cara menangani stroke, pencegahan stroke, obat stroke, harapan sembuh dari stroke dan menjalani kehidupan pasca stroke.</p>
<p><strong>Jumlah Penderita Stroke Semakin Meningkat</strong></p>
<p>Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan oleh Yayasan Stroke Indonesia, masalah stroke semakin penting dan mendesak karena kini jumlah penderita Stroke di Indonesia terbanyak dan menduduki urutan pertama di Asia. Jumlah yang disebabkan oleh stroke menduduki urutan kedua pada usia diatas 60 tahun dan urutan kelima pada usia 15-59 tahun. Stroke merupakan penyebab kecacatan serius menetap no 1 di seluruh dunia.</p>
<p>Pada tanggal 29 Oktober diperingati sebagai hari stroke dunia, saat ini diingatkan bahwa 1 dari 6 orang menderita stroke dan hampir setiap 6 detik seseorang meninggal karena stroke . Organisasi Stroke Dunia mencatat hampir 85% orang yang mempunyai faktor resiko dapat terhindar dari stroke bila menyadari dan mengatasi faktor resiko tersebut sejak dini.</p>
<p>Badan kesehatan dunia memprediksi bahwa kematian akibat stroke akan meningkat seiring dengan kematian akibat penyakit jantung dan kanker kurang lebih 6 juta pada tahun 2010 menjadi 8 juta di tahun 2030.</p>
<p>Di Amerika Serikat tercatat hampir setiap 45 detik terjadi kasus stroke, dan setiap 4 detik terjadi kematian akibat stroke. Pada tahun 2010, Amerika telah menghabiskan $ 73,7 juta untuk menbiayai tanggungan medis dan rehabilitasi akibat stroke.</p>
<p>Secara normal darah mengangkut oksigen dan nutrisi untuk sel – sel otak. Tanpa aliran darah , sel otak akan cepat mati. Setiap detik 32.000 sel otak yang tidak mendapat suplai oksigen akan mati.</p>
<p><strong>Apa Itu Stroke  ?</strong></p>
<p>Stroke merupakan suatu penyakit defisit neurologis yang bersifat mendadak. Penyebabnya adalah gangguan pada aliran pembuluh darah di otak. beberapa hal yang dapat menyebabkan terganggunya aliran darah di otak antara lain adalah terbentuknya sumbatan pada pembuluh darah ( stroke iskemik ) maupun pecahnya pembuluh darah (stroke perdarahan), yang sama – sama dapat menyebabkan aliran suplai darah ke otak terhenti dan muncul gejala kematian jaringan otak.</p>
<table width="14" border="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<th scope="col" width="233"></th>
<th scope="col" width="557"></th>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>menurut dr.Yuda Turana Sp.S saat ini bukan hanya gejala kelemahan tubuh saja yang menjadi fokus utama tetapi bisa saja terkena gangguan pada fungsi kognitif seperti lupa mendadak, gelap satu mata, pusing, bicara pelo / cadel mendadak, gangguan menelan, kesemutan seluruh badan mendadak, gangguan keseimbangan mendadak.Stroke dapat menyebabkan gangguan baik fisik maupun emosional seseorang.</p>
<p><strong>Apa Saja Faktor Resiko Terjadinya Stroke</strong></p>
<p>Beberapa faktor resiko terjadinya stroke , antara lain</p>
<table width="600" border="0">
<tbody>
<tr>
<td scope="col" width="15">A.</td>
<td scope="col" colspan="2">Yang dapat dimodifikasi (diubah), seperti</td>
<td scope="col" rowspan="19" width="312"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top" width="17">1</td>
<td valign="top" width="238">Merokok</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">2</td>
<td valign="top">Alkohol</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">3</td>
<td valign="top">Diabetes</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">4</td>
<td valign="top">Hiperlipidemia (hiperkolesterol)</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">5</td>
<td valign="top">Obesitas</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">6</td>
<td valign="top">Penyakit Hipertensi yang tidak terkontrol dengan obat</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>B</td>
<td colspan="2">Yang tidak dapat dimodifikasi, seperti</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">1</td>
<td valign="top">Komorbid dengan penyakit jantung (penyakit jantung koroner)</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">2</td>
<td valign="top">Stenosis arteri karotis</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">3</td>
<td valign="top">Penyakit anemia sel sabit</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">4</td>
<td valign="top">Usia lanjut</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">5</td>
<td valign="top">Pengguna obat –obatan anti pembekuan darah</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">6</td>
<td valign="top">Memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi yang kronis (jangka waktu lama)</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">7</td>
<td valign="top">Memiliki riwayat gangguan pembuluh darah</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">8</td>
<td valign="top">Memiliki riwayat fibrilasi atrium</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">9</td>
<td valign="top">Memiliki riwayat gangguan pembekuan darah</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">10</td>
<td valign="top">Riwayat Stroke sebelumnya</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Saat ini yang cukup memprihatinkan adalah meningkatnya kasus-kasus stroke pada usia muda yang diakibatkan tingkat stress yang tinggi dan kebiasaan pola hidup yang kurang sehat seperti sering mengkonsumsi makanan siap saji yang cukup banyak dan kurangnya olahraga.</p>
<p><strong>Apa Itu TIA/ Stroke “mini”??</strong></p>
<p>TIA merupakan suatu stroke yang berlangsung sesaat dan tidak menyebabkan gejala sisa apapun. Gejala berlangsung kurang dari 24 jam sehingga fungsi otak yang terganggu dapat kembali normal. Namun, TIA yang berulang dapat menyebabkan terbentuknya bekuan darah yang sewaktu-waktu dapat menyebar ke seluruh tubuh lewat pembuluh darah. Sekitar 1 dari 5 orang yang pernah mengalami TIA akan mengalami serangan stroke dalam waktu kurang lebih 3 bulan.  TIA harus diwaspadai sebagai kondisi <strong>kegawatdaruratan</strong> sebab tidak ada jaminan akan sembuh dan fungsi akan kembali normal. Oleh karena itulah meskipun gejala sudah menghilang tetapi tetap harus dicek kembali di RS karena tidak ada bedanya dengan penanganan stroke.</p>
<p>Gejala TIA sama seperti stroke , antara lain penglihatan ganda, pusing (vertigo), kehilangan keseimbangan, kelemahan satu sisi tubuh ataupun kelumpuhan tangan, kaki, wajah ataupun seluruh tubuh, tidak lancar berbicara dan tidak mengerti perintah. Bekuan darah yang terbentuk dapat menyumbat pembuluh darah di daerah retina sehingga menimbulkan gejala gangguan di mata seperti hilangnya penglihatan sementara (<em>amaurosis fugax</em>).</p>
<p><strong>Kenali Segera Gejala Khas Stroke ( “<em>Warning Sign</em>” )</strong></p>
<p>Perlu diingatkan lagi untuk gejala pada penderita stroke tidak hanya kelemahan tubuh saja yang menjadi fokus utama tetapi bisa terjadi gangguan pada fungsi kognitif yang bersifat mendadak, seperti</p>
<table width="500" border="0">
<tbody>
<tr>
<td scope="col" width="39"></td>
<td scope="col" width="445">Mendadak mati rasa, kesemutan dan kelemahan pada wajah, tangan, atau   kaki,  pada satu sisi tubuh atau seluruh tubuh</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td>Mendadak kebingungan, lupa mendadak, sulit berbicara ataupun sulit mengerti</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td>Mendadak muncul masalah penglihatan pada satu atau kedua mata (penglihatan ganda, penglihatan gelap)</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td>Mendadak kesulitan berjalan, dan kehilangan keseimbangan tubuh</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td>Mendadak pusing berat tanpa sebab yang jelas</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Kita dapat mengenali gejala stroke dengan mudah dengan menggunakan tes <strong>FAST</strong>, merupakan sebuah singkatan yang terdiri dari</p>
<table width="603" border="0">
<tbody>
<tr>
<td scope="col" width="24">
<div><strong>F</strong></div>
</td>
<td scope="col" width="46">
<div>ace</div>
</td>
<td scope="col" align="center" valign="middle" width="21">&#8211;</td>
<td scope="col" width="484">cek <strong>muka</strong> mereka, apakah saat tersenyum akan terlihat sudut mulut yang turun</td>
</tr>
<tr>
<td>
<div><strong>A</strong></div>
</td>
<td>
<div>rms</div>
</td>
<td align="center" valign="middle">&#8211;</td>
<td>dapatkah mengangkat <strong>kedua tangan</strong>, ataukah ada tangan yang lemah</td>
</tr>
<tr>
<td>
<div><strong>S</strong></div>
</td>
<td>
<div>peech</div>
</td>
<td align="center" valign="middle">&#8211;</td>
<td>apakah lancar <strong>berbicara</strong> dan dapat dimengerti, atau terdengar cadel</td>
</tr>
<tr>
<td>
<div><strong>T</strong></div>
</td>
<td>
<div>ime</div>
</td>
<td align="center" valign="middle">&#8211;</td>
<td>segera <strong>hubungi</strong> Rumah sakit terdekat. Semakin cepat maka Semakin<br />
baik</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Kenali STROKE dengan FAST dan bertindak “<em>FAST” </em>(cepat) !!</p>
<p><strong>Tangani Stroke Dengan Cepat</strong></p>
<p>dr.Yuda Turana Sp.S mengungkapkan bahwa banyak persepsi yang salah dalam mengenal stroke, misalnya saat mengalami gejala stroke ada beberapa orang melakukan penusukan pada ujung – ujung jari menggunakan jarum dengan harapan akan mendapat kesembuhan. Namun bila hal tersebut dilakukan malah akan terjadi sebaliknya, dengan menusukkan jarum maka akan menyebabkan nyeri yang dapat memicu terjadinya kenaikan tekanan darah dan memperburuk keadaan stroke.</p>
<p>Ada juga yang memberikan ramuan – ramuan tradisional yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit dan menghilangkan gejala stroke, namun ada beberapa ramuan yang dapat menyebabkan gangguan pembekuan darah yang bila diberikan pada penderita stroke perdarahan akan memperburuk keadaannya. Oleh karena itu sebaiknya dihindari pemberian ramuan atau obat – obatan tradisional sebelum diketahui dengan pasti apakah stroke iskemik ( sumbatan ) atau stroke perdarahan.</p>
<p>“Waktu adalah Otak” itulah semboyan yang harus diingat oleh setiap orang, semakin cepat mendiagnosis dan mengobati maka tidak hanya menyelamatkan hidup tetapi dapat memulihkan keadaan semakin cepat.</p>
<p>Oleh karena itu semua maka sebaiknya bila muncul gejala stroke harus segera dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin untuk dapat mencegah terjadinya perburukan keadaan.</p>
<p>Tujuan dalam penatalaksaan stroke iskemik adalah menghancurkan dan menghilangkan bekuan darah yang terbentuk dan menghalangi aliran darah ke otak.</p>
<p>Obat – obatan yang sering dipakai untuk menangani stroke iskemik adalah anti platelet, contohnya aspirin. Aspirin diberikan dosis kecil. Di beberapa negara sudah dilakukan “<em>Primary Prevention</em>” dimana aspirin dikonsumsi tidak hanya saat terjadi serangan namun dikonsumsi secara terus menerus pada wanita setelah menopause dan pria dengan faktor resiko seperti Hiperlipidemik, Diabetes, Hipertensi, dan Obesitas sehingga dapt mencegah terjadinya stroke..<span id="more-2388"></span></p>
<p>Beberapa obat – obatan lain yang diberikan dalam  penatalaksanaan stroke iskemik meliputi</p>
<ol>
<li>RTPA (<em>Recombinant</em> <em>Tissue Plasminogen Activator</em>) : Alteplase, Streptokinase</li>
</ol>
<p>Diberikan secara intravena digunakan untuk menghancurkan bekuan darah yang terbentuk. Hanya digunakan dengan syarat</p>
<ol>
<ul>
<li>  kurang lebih 3-6 jam setelah serangan,</li>
<li>  jangan diberikan bila ada tanda – tanda trombosis vena serebral</li>
<li>  tidak pernah ada riwayat operasi kepala</li>
<li> hipertensi ≥185 mmHg</li>
</ul>
</ol>
<p align="justify">Dapat menimbulkan efek samping yang cukup tinggi seperti terjadinya perdarahan otak</p>
<ol>
<li>Anti Koagulan : Heparin, Warfarin, EnoxaparinDigunakan untuk mencegah terbentuknya emboli atau mencegah bila ada bekuan baru, hanya sebatas untuk kasus pada stroke dengan fibrilasi atrium</li>
<li>Anti Platelet : Aspirin, Tidopidine, Clopidogrel<em> </em></li>
<li>Neuroprotector : Citikolin<em> </em></li>
<li>Anti Hipertensi : Labetolol, Nicardipine, Enalapril, Sodium NitroprusideUntuk beberapa kasus kegawatdaruratan tidak dianjurkan pemberian vasodilator cepat (Nitrogliserin, Hydralazin) karena dapat memperburuk keadaan.Pada stroke sumbatan, penurunan tekanan darah tidak dianjurkan terlalu agresif, bahkan tekanan darah dibiarkan tinggi kecuali bila diatas 220/120 mmHg maka harus segera diturunkan. Penurunan tekanan darah yang dianjurkan ≤ 20%</li>
<li>Menurunkan tekanan Intrakranial : Manitol</li>
<li>Obat lambung : Antasid (untuk mencegah ulcer dan refluks lambung) hanya diberikan sesuai dengan indikasi tertentu</li>
</ol>
<div align="justify">Untuk kasus perdarahan biasanya penatalaksaan hanya konservatif dan beberapa kasus membutuhkan penatalaksanaan dengan teknik operasi. Tujuan dalam penatalaksaan stroke perdarahan adalah menghentikan perdarahan secepatnya dan  menyingkirkan gumpalan darah yang terjadi di otak sehingga tidak terjadi penumpukan darah yang dapat memicu terjadinya peningkatan tekanan dalam otak.Beberapa indikasi untuk dilakukan tindakan operasi antara lain</div>
<ul>
<li>Cukup luas dan terletak di pinggir</li>
<li>Masuk ke ruang ventrikel</li>
<li>Terjadi pada usia muda</li>
<li>Terdapat kelainan arteri vena (<em>Arteriovenous Malformation</em>)</li>
</ul>
<p><strong> Apa Yang Dapat Dilakukan Untuk Mencegah Terjadinya Stroke</strong></p>
<p>Stroke merupakan suatu hasil akhir yang dari suatu proses faktor resiko, oleh karena itu dalam pencegahan sebaiknya kita menitik beratkan pada menjaga , mencegah, dan mengatasi faktor resiko. Sebagai contohnya adalah</p>
<ol>
<li>Memperbaiki keadaan hiperlipidemi, dengan cara memperbaiki pola makanan dan meningkatkan aktifitas fisik (olahraga teratur), dapat pula dibantu dengan obat – obatan seperti golongan statin simvastatin, atorvastatin, dlsb) , atau kombinasi statin&amp; antiplatelet (Pravastatin &amp; Acetylsalisilic Acid (Novosta<sup>®</sup>) , dan lain sebagainya.</li>
<li>Menghentikan konsumsi rokok</li>
</ol>
<p>Jangan menganggap remeh tentang pentingnya berhenti     merokok. Untuk berhenti merokok tidak peduli sejak    kapan mulai merokok, atau berapa banyak merokok.            Semakin cepat berhenti merokok maka akan    menurunkan resiko stroke</p>
<ol>
<li>Menghentikan konsumsi alkohol</li>
<li>Mengurangi obesitas dengan menurunkan berat badan sesuai berat badan ideal dan olahraga teratur</li>
<li>Jika mempunyai penyakit diabetes, harus mengkonsumsi obat – obat diabetes teratur dan menjaga pola makan serta olahraga teratur</li>
<li>Jika mempunyai penyakit hipertensi, harus mengkonsomsi obat – obatan hipertensi teratur sehingga dapat menjaga tekanan darah stabil</li>
<li>Teratur berolahraga dan mengkonsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi</li>
<li>Rutin memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan</li>
<li>Cegah kondisi stress</li>
</ol>
<p><strong>Obat Primary Prevention Stroke </strong></p>
<p>Salah satu obat primary prevention untuk stroke adalah aspirin tunggal atau kombinasinya seperti Pravastatin &amp; Acetylsalisilic Acid (Novosta<sup>®</sup>). Berikut bukti ilmiah untuk  kombinasi statin&amp; antiplatelet (Pravastatin &amp; Acetylsalisilic Acid (Novosta<sup>®</sup>):</p>
<ol>
<li><a href="http://jpet.aspetjournals.org/content/322/3/1324.full.pdf" target="_blank">Modulation of ADP-induced platelet activation by aspirin and pravastatin Role of LOX-1, nitric oxide, oxidative stress and inside-out integrin signaling</a>Latar Belakang<br />
LOX-1 adalah reseptor untuk ox-LDL yang mengaktifkan sel endotelia dan berperan untuk atherothrombosis. Baik Aspirin maupun penghambat reduktasi HMG CoA (statin) dapat mengurangi paparan LOX -1 pada sel endotelia. pada studi ini kita meneliti pengaruh aspirin dan pravastatin terhadap paparan LOX-1 pada trombosit.Hasil<br />
Aspirin dan Pravastatin dapat mengurangi <em>reactive oxygen species</em> (ROS) yang dilepaskan oleh trombosit dengan mengukur MDA bebas dan perbandingan nitrat/nitrit. Aspirin dan Pravastatin juga meningkatkan <em>Nitric oxide</em>(NO) bebas yang diukur dari perbandingan nitrit/NOx . Kemudian , aspirin dan pravastatin menghambat peran LOX-1 terhadap trombosit yang dapat berpengaruh terhadap pelepasan ROS dan NO dari trombosit yg teraktivasi.Kesimpulan<br />
terdapat pengaruh sinergis antara aspirin dan pravastatin sebagai obat anti-atherothrombotic.</li>
<li><a href="http://medicastore.com/Bukti_Ilmiah/A%20New%20Pleiotropic%20Effect%20of%20Statins.pdf" target="_blank">Pravastatin Inhibits Expression of Lectin-Like Oxidized Low-Density Lipoprotein Receptor-1 (LOX-1) in Watanabe Heritable Hyperlipidemic Rabbits : A New Pleiotropic Effect of Statins</a>Latar Belakang<br />
LOX-1 merupakan reseptor OxLDL, yang mengatur pembentukan sel busa makrofag dan sel otot polos. penghambatan terhadap LOX-1 dapat mengurangi pembentukan sel busa dan mungkin akan berpengaruh terhadap pembentukan inti lemak pada lesi aterosklerosis. karena statin dapat menurunkan fungsi LOX-1 maka kita melakukanpengujian terhadap pravastatin. apakah pravastatin dapat menurunkan fungsi LOX-1 dan mengurangi pembentukan lemak pada kelinci yang mengalami hiperlipidemik.Metode dan Hasil<br />
Pravastatin menurunkan fungsi LOX-1 pada makrofag dan sel otot halus manusia. pada penelitian ini dilakukan pada kelinci yang hiperlipidemik. Pravastatin yang diberikan terhadap kelinci menunjukan hasil yang signifikan dibandingkan yang tidak diberikan pravastatin. hasilnya secara signifikan menurunkan protein LOX-1 dan mRNA di lengkung aorta. Lemak yang terdapat di daerah aorta menunjukkan penurunan yang drastis pada rasio antara daerah lemak inti/area lesi seluruhnya pada kelinci yang diberikan pravastatin.Kesimpulan<br />
Penghambatan in vivo terhadap LOX-1 yang telah dibuktikan oleh pravastatin telah menunjukkan  efek pleiotropik. Dengan menhambat paparan LOX-1 ini dapat menurunkan mekanisme pembentukan lemak yang merupakan efek pravastatin terhadap <em>atherogenesis</em></li>
<li><a href="http://medicastore.com/Bukti_Ilmiah/Aspirin%20inhibits%20ox-LDL-mediated%20LOX-1%20expression%20and.pdf" target="_blank">Aspirin inhibits ox-LDL-mediated LOX-1 expression and metalloproteinase-1 in human coronary endothelial cells</a>Latar Belakang<br />
Aspirin dianggap berperan terhadap penyakit vaskular dengan menghambat agregasi trombosit. Aktivasi endotelia, penumpukan ox-LDL, dan peradangan merupakan karakteristik aterosklerosis pada iskemik miokardium akut. OX-ldl memicu LOX-1 pada sel endotelia dan membentuk matriks metalloprotein (MMPs) yang menstabilkan plak. Kami berhipotesis bahwa aspirin dapat menghambat perangsangan LOX-1 dan aktifitas MMPs.Metode dan Hasil<br />
Sel endotelia arteri koroner manusia (HCAECs) diinkubasi dengan aspirin, sodium salisilat, atau indomethasin sebelum pengobatan dengan ox-LDL. Aspirinmengurangi ox-LDL yang termediasi dengan penempelan LOX-1. Ox-LDL juga meningkatkan MMP-1 dan pengobatan dengan aspirin dapat mengurangi efek tersebut. Ox-LDL juga meningkatkan aktifitas p38MAPK pada HCAECs dan aspirin memblok efek ox-LDL. Pengobatan HCAECs dengan salisilat menyebabkan penekanan terhadap LOX-1 , yang efeknya mirip dengan aspirin. lebih penting lagi, baik aspirin maupun salisilat dapat menurunkan anion superoksida pada ox-LDL yang sudah menyembuhkan HCAECs.Kesimpulan<br />
Menurut beberapa pengamat menyarankan aspirin menghambat ox-LDL yang dimediasi oleh LOX-1 dan mengganggu efek ox-LDL pada intrasel (aktifasi p38MAPK) dan aktifitas MMP-1. Efek aspirin dapat melengkapi efek penghambatan trombosit pada iskemik miokardium akut</li>
<li><a href="http://medicastore.com/Bukti_Ilmiah/THE%20EFFECT%20OF%20LOW%20DOSE%20PRAVASTATIN%20ON%20FIBRINOGEN,%20C%E2%80%93REACTIVE%E2%80%93PROTEIN%20AND%20C3%20COMPLEMENT%20LEVELS.pdf" target="_blank">The Effect Of Low Dose Pravastatin On Fibrinogen, C–Reactive–Protein And C3 Complement Levels</a>Latar Belakang<br />
Penyakit arteri koroner merupakan penyebab utama kematian. Pengobatan anti hiperlipidemik merupakan pengobatan utama dalam langkah manajemen Penyakit arteri koroner ini. Ezetimibe mungkin dapat digunakan ketika statin terbukti tidak efektif atau digunakan untuk menurunkan efek sampingnya. Studi saat ini  meneliti mengenai efek pravastatin dosis tinggi (40mg) dan  dosisi rendah (10mg) + ezetimibe (10mg) sebagai terapi kombinasi dalam pengaturan lemak dan glukosa.Metode dan Hasil<br />
Dilakukan penelitian dari 100 orang terbagi atas 50 orang diberikan 40 mg pravastatin (grup 1)  dan 50 orang diberikan 10mg pravastatin + 10 mg ezetimibe ( grup 2). Hasil yang didapat adalah pada grup 1, kolesterol total menurun sekitar 19,8 mg/dL, trigliserid menurun sekitar 52,6 mg/dL dan LDL menurun sekitar 32,3 mg/dL. Sedangkan pada grup 2 diperoleh hasil kolesterol turun sekitar 63 mg/dL, trigliserid turun sekitar 115.7 mg/dL, dan LDL turun sekitar 41,2 mg/dL.Kesimpulan<br />
Kedua regimen terapi dinilai sama  sama efektif. meskipun kita menemukan bahwa kombinasi pravastatin dan ezetimibe lebih efektif dibandingkan dengan pravastatin dosis tinggi dalam terapi lemak, metabolisme glukosa dan peradangan</li>
<li><a href="http://medicastore.com/Bukti_Ilmiah/The%20Effects%20of%20High%20Dose%20Pravastatin%20and%20Low%20Dose%20Pravastatin%20and%20Ezetimibe%20Combination%20Therapy%20on%20Lipid,%20Glucose%20Metabolism%20and%20Inflammation.pdf" target="_blank">The Effects of High Dose Pravastatin and Low Dose Pravastatin and Ezetimibe Combination Therapy on Lipid, Glucose Metabolism and Inflammation</a>Latar Belakang<br />
Untuk menyelidiki efek pravastatin dosis rendah terhadap C-Reactive Protein (CRP), fibrinogen , dan level  C3 pada pasien dengan hiperkolesterol.Metode dan Hasil<br />
Penelitian dilakukan dengan 55 orang penderita hiperkolesterol terbagi 2. grup 1 terdiri dari 31 orang ( 19 orang hiperkolesterol disertai hipertensi, 5 orang pernah mengalami infark miokardium, 13 orang hanya hiperkolesterol) . Usia rata-rata 54,3 tahun dan kolesterol rata-rata 266 mg/dL. Level CRP diukur dengan metode nepholemetric dan level fibrinogen diukur dengan metode Clauss. Pasien tersebut diberikan 10 mg pravastatin setiap hati dibawah pengawasan American Heart Association melakukan diet , kemudian kadar CPR dan fibrinogen diukur setiap 2 bulan. Grup 2 terdiri dari 20 orang (13 orang hiperkolesterol dan hipertensi, 7 hiperkolesterol saja). Usia rata –rata 56,3 tahun dan kadar kolesterol rata- rata 239 mg/dL. Grup 2 mendapat pengawasan dari  American Heart Association melakukan diet, kemudian dilakukan pengecekan kadar CRPdan fibrinogen saat awal sebagai kontrol dan setelah 2 bulan. Hasil yang didapatkan adalah grup 1 memiliki kadar CRP dan fibrinogen lebih rendah namun kadar C3 tidak menurun secara signifikan. Grup 2 juga mengalami penurunan kadar fibrinogen dan C3 yang dimana secara statistik tidak signifikan.Kesimpulan<br />
Terapi pravastatin dosis rendah pada pasien hiperkolesterol dapat menurunkan fibrinogen dan kadar CRP namun tidak berpengaruh terhadap kadar C3.</li>
<li><a href="http://medicastore.com/Bukti_Ilmiah/Pravastatin%20in%20elderly%20individuals%20at%20risk%20of%20vascular%20disease.pdf" target="_blank">Pravastatin in elderly individuals at risk of vascular disease (PROSPER): a randomised controlled trial</a>Latar Belakang<br />
Meskipun statin sudah terbukti dapat menurunkan angka kematian dan kesakitan akibat penyakit jantung koroner dan stroke pada usia menengah , namun dalam pengunaan dan batas keamanan untuk usia lanjut belum dapat dibuktikan seluruhnya. Tujuan kami dalam penelitian ini adalah untuk menemukan keuntungan  pravastatin bila digunakan pada usia lanjut baik pria maupun wanita ataupun pada orang – orang yang memiliki faktor resiko untuk penyakit jantung dan stroke.Metode dan Hasil<br />
Diambil sampel secara acak dari 5804 pria dan wanita yg berusia 70-82 tahun dengan memiliki riwayat ataupun faktor resiko penyakit pembuluh darah. sebagian orang diberikan pravastatin 40 mg, sebagian placebo. Didapatkan pravastatin menurunkan Kolesterol total dan LDL sekitar 34% dan menurunkan kematian akibat penyakit jantung koroner dan infark miokardium. Penyakit stroke tidak terlalu banyak terpengaruh namun untuk angka kejadian serangan stroke mini menurun. Meskipun pravastatin dibandingkan dengan statin lainnya menunjukkan tidak adanya kenaikan untuk resiko penyakit koroner, dan hanya untuk grup dengan menggunakan pravastatin dapat menurunkan kematian akibat penyakit koroner.Kesimpulan<br />
Pravastatin diberikan 3 tahun untuk menurunkan resiko penyakit koroner pada usia lanjut. Pravastatin saat ini tidak hanya diberikan untuk usia menengah namun untuk usia lanjut juga.</li>
<li><a href="http://medicastore.com/Bukti_Ilmiah/Cholesterol%20Lowering%20With%20Pravastatin.pdf" target="_blank">Cholesterol Lowering With Pravastatin Improves Resistance Artery Endothelial Function* : Report of Six Subjects With Normal Coronary Arteriograms</a>Latar belakang<br />
Perbaikan fungsi endotel pada arteri koroner telah dibuktikan setelah penurunan kadar kolesterol pada pasien hiperkolesterol dengan atherosklerosis. Tujuan penelitian ini adlah untuk menyelidiki efek penurunan kolesterol dengan pravastatin terhadap resistensi fungsi endotel arteri koroner.Metode dan Hasil<br />
Dilakukan pengujian secara nvasif terhadap fungsi endotel koroner dan vasomotor dan setelah pengobatan dengan pravastatin selama 6 bulan  terhadap 6 pasien dengan arteriogram koroner yang normal. Hasilnya setelah 6 bulan didapatkan bahwa kadar LDL turun sekitar 40 mg/dL dan peningkatan persentasi aliran darah koroner.Kesimpulan<br />
Studi ini menunjukkan secara signifikan peningkatan fungsi sel endotel dan resistensi arteri koroner setelah 6 bulan mengkonsumsi pravastatin untuk menurunkan kadar kolesterol pada 6 pasien yang mimiliki riwayat nyeri dada namun arteriogramnya normal. Kecenderungan terhadap peningkatan vasomotor epikardium juga dipantau.</li>
<li><a href="http://medicastore.com/Bukti_Ilmiah/Pravastatin%20Therapy%20in%20Hyperlipidemia.pdf" target="_blank">Pravastatin Therapy in Hyperlipidemia: Effects on Thrombus Formation and the Systemic Hemostatic Profile</a></li>
</ol>
<blockquote><p>Latar belakang<br />
Menurunkan kadar kolesterol dapat menurunkan angka kejadian penyakit jantung koroner namun analisa mengenai efek penurunan lemak terhadap profil darh dan trombosit belum dibuktikan nyata. Studi ini dilakukan untuk menemukan efek penurunan lemak dengan menggunakan pravastatin dan pengaruhnya terhadap profil fibrinolitik dan pembentukan tromus.</p>
<p>Metode dan Hasil<br />
Kami meneliti dari 93 orang denagn kadar LDL-kolesterol &gt;145 mg/dL. pasien engan riwayat penyakit jantung koroner mendapat pravastatin dan pasien yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung koroner secara acak mendapat plasebo dan pravastatin. pembentukan Pembentukan trombus pada sebuah<br />
permukaan pembuluh darah yang terluka dinilai dalam subpenelitian dari 40 pasiendengan yang sebelumnya divalidasi ex vivo perfusi ruang sistem. Hemostatik sistemik spidol dan pembentukan trombus dievaluasi pada awal, tiga dan enam bulan.<br />
Kelompok pravastatin menunjukkan penurunan LDL-kolesterol sekitar 30% dalam waktu 6 minggu, dan penurunan plasminogen <em>activator inhibitor</em>-1 15-18% pada 3 bulan dan 21-23% pada 6 bulan. Tidak ada perubahan yang signifikan<br />
dengan pengobatan d-dimer, fibrinopeptide A, fragmen protrombin F1.2, faktor<br />
VIIA, faktor von Willebrand, atau C-reactive protein. Tingkat fibrinogen secara signifikan meningkat pada 6 bulan dibandingkan dengan baseline, meski masih di bawah batas normal atas. Para pasien dengan riwayat penyakit jantung koroner menunjukkan penurunan dalam pembentukan trombus sekitar 13% pada 3<br />
bulan, dan 16% pada 6 bulan. Perubahan dalam LDL-C-berkorelasi dengan<br />
perubahan dalam pembentukan trombus</p>
<p>Kesimpulan<br />
Terapi pravastatin secara signifikan menurun pembentukan trombus dan meningkatkan profil fibrinolitik pada pasien dengan dan tanpa penyakit jantung koroner. Efek ini mungkin dapat, menjelaskan manfaat diberikan dalam pencegahan primer dan sekunder dari penyakit jantung koroner.</p></blockquote>
<p align="right"><a href="http://medicastore.com/stroke.html#atas10">kembali keatas</a></p>
<div><strong>Masih Adakah Harapan Sembuh Dari Stroke</strong></div>
<div></div>
<div>
<p>Menurut dr.Yuda Turana Sp.S , Stroke dapat sembuh sempurna atau tidak tergantung pada</p>
<ol>
<li>Jenis stroke     : sumbatan atau perdarahan</li>
<li>Lokasi stroke</li>
<li>Besar atau kecilnya lesi</li>
<li>Faktor resiko</li>
</ol>
<p>Bila lokasi di otak mengenai bagian – bagian yang sangat penting dan lesi cukup luas seperti pada batang otak maka prognosis kesembuhannya akan lebih buruk. Demikian juga jika stroke disertai dengan adanya fibrilasi atrium di jantung maka kemungkinan besar akan terjadi stroke berulang. Semakin faktor resiko tidak tertangani dengan baik maka prognosis akan semakin buruk.</p>
<p>Sebaliknya jika lokasi stroke di otak tidak mengenai bagian yang sangat penting dan luas lesi kecil dengan faktor resiko yang tertangani dengan baik maka stroke dapat sembuh sempurna</p>
<p>Oleh karena itu sebaiknya bila kita menemui gejala stroke maka sedini mungkin kita harus memeriksakan diri ke Rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan secepatnya, dan hindari persepsi yang salah mengenai stroke.</p>
<p align="right"><a href="http://medicastore.com/stroke.html#atas10">kembali keatas</a></p>
<p><strong>Bagaimana Menghadapi Kehidupan Setelah Mengalami Stroke</strong></p>
</div>
<div></div>
<div>
<p>Banyak tantangan baru yang akan muncul setelah mengalami stroke, oleh karena itu jangan pernah menyerah dalam menghadapi tantangan tersebut. Marilah kita alami setiap pengalaman baru dari sisi yang berbeda.</p>
<p>Baik penderita yang selamat dari stroke maupun keluarganya akan mengalami sedikit kekuatiran saat kembali ke rumah. Para perawat khusus akan kuatir meninggalkan penderita tersebut sendirian saat di rumah, kuatir akan terjadi serangan stroke kembali dan lain sebagainya. Oleh karena itu sangat membutuhkan dukungan dari keluarga dan pihak tenaga medis sebagai tim.</p>
<p>Para penderita stroke yang selamat akan mengalami kesulitan dan keterbatasan saat melakukan aktifitas sehari – hari yang berdampak kepada hubungan, keintiman baik dalam pekerjaan maupun hobi. Oleh karena itu, mulailah mencari banyak manfaat , masukan dan saran dari kumpulan para penderita lain yang selamat dari stroke, perawat khusus dan para dokter profesional.</p>
<p>Para penderita yang selamat dari stroke dapat kembali bekerja bila sudah mengalami banyak perbaikan. Harus memulai hidup sehat dan menghindari semua faktor resiko yang ada. Paska Stroke dapat meliputi</p>
<table width="500" border="0">
<tbody>
<tr>
<td scope="col">1</td>
<td scope="col">Farmakoterapi (obat-obatan )</td>
<td scope="col" rowspan="4" width="214"></td>
</tr>
<tr>
<td scope="col"></td>
<td scope="col">Tujuan pemberian obat adalah untuk mengurangi faktor resiko dan mencegah terjadinya serangan stroke berulang.</td>
</tr>
<tr>
<td scope="col" width="11">2</td>
<td scope="col" width="261">Fisioterapi  ( Rehabilitasi )</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td valign="top">Tujuan Rehabilitasi ini adalah untuk mempercepat terjadinya pemulihan dan membantu mengurangi kecacatan yang terjadi. Fisioterapi ini tergantung pada tingkat kecacatan yang ditimbulkan akibat stroke</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<h1 align="center"></h1>
<h1 align="center">Rehabilitasi Stroke</h1>
<p>Di AS, penderita stroke mencapai 700.00 dan hampit dua pertiganya membutuhkan rehabilitasi. Meskipun Rehabilitasi tidak menyembuhkan penyakit namun rehabilitasi sangat dibutuhkan untuk mencapai kondisi mandiri dan meningkatkan kualitas hidup. Begitu pula di Indonesia, saat ini begitu banyak korban akibat stroke yang mengalami gangguan dalam fungsi sehari-hari. Mari kita kenali beberapa hal yang dapat membantu kita pulih dari serangan stroke.</p>
<p><strong>Apa sih Rehabilitasi paska stroke??</strong></p>
<p>Banyak yang merasa bahwa rehabilitasi adalah sesuatu yang sia-sia namun, kita perlu pemahaman yang jelas mengenai tujuan dan apa saja yang dilakukan saat rehabilitasi. Berikut adalah beberapa pendapat dari dr.Theresia Diah Arini, SpKFR, dimana beliau aktif untuk membantu menangani pasien paska stroke di salah satu klinik stroke di jakarta.</p>
<p>Menurut dr.Theresia Diah Arini, SpKFR , tujuan utama dari rehabilitasi stroke adalah mengembalikan status fungsional pasien,agar bisa mandiri sesuai kemampuan yang masih ada. Pasien diharapkan mampu melakukan kembali aktivitas sehari-hari seperti perawatan diri sendiri, kegiatan rumah tangga dan aktivitas sosialnya secara mandiri atau dengan bantuan minimal dengan menggunakan kemampuan diri yang masih ada.</p>
<p>Tujuan rehabilitasi ini dicapai melalui pendekatan pasien secara holistik oleh Tim Rehabilitasi. Tim rehabilitasi ini terdiri dari :</p>
<ol>
<li>Dokter Spesialis Kedokteran Fisik &amp; Rehabilitasi (SpKFR , dahulu disebut Dokter Rehabilitasi Medik).</li>
<li>Terapi fisik (fisioterapi)</li>
<li>Terapi okupasi</li>
<li>Terapi wicara</li>
<li>Konseling psikologi</li>
<li>Petugas sosial medis</li>
</ol>
<p align="right"><a href="http://medicastore.com/stroke.html#atas10">kembali keatas</a></p>
<p><strong>Kapan harus dimulai rehabilitasi??</strong></p>
<p>Pasien stroke sebaiknya mulai dikonsulkan ke dokter spesialis rehabilitasi (SpKFR) sejak hari pertama mulai perawatan di RS.</p>
<p><strong>Hasil apa saja yang diharapkan dalam proses rehabilitasi</strong></p>
<p>Perawatan bersama dengan Tim Rehabilitasi sejak awal bertujuan sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Pada fase awal (akut) terutama adalah pencegahan komplikasi yang ditimbulkan akibat tirah baring (bedrest ) lama, seperti :
<ul>
<li> Mencegah ulkus dekubitus (luka daerah yang punggung/pantat yang selalu mendapat tekanan saat tidur)</li>
<li> Mencegah penumpukan sputum (dahak) untuk mencegah infeksi saluran pernapasan</li>
<li> Mencegah kekakuan sendi</li>
<li>Mencegah atrofi otot (pengecilan massa otot)</li>
<li> Mencegah hipotensi ortostatik, osteoporosis dll.</li>
</ul>
</li>
<li>Pada fase lanjut (rehabilitasi)
<ul>
<li> Meminimalkan gejala sisa (sequelae) dan kecacatan akibat stroke</li>
<li> Memaksimalkan kemandirian dalam perawatan diri dan aktivitas sehari-hari</li>
<li> Kembali ke pekerjaan (back to work) sehingga diharapkan dapat berperan aktif dalam kehidupan seperti sedia kala</li>
</ul>
</li>
</ol>
<p align="right"><a href="http://medicastore.com/stroke.html#atas10">kembali keatas</a></p>
<p><strong>Terapi rehabiltasi untuk stroke</strong></p>
<p>Kecacatan yang ditimbulkan tergantung pada bagian mana yang mengalami kerusakan akibat stroke, dan seberapa luas kerusakan tersebut. Secara umum kecacatan yang timbul dapat dikelompokkan menjadi 5 , antara lain :</p>
<ol>
<li>Kelumpuhan atau gangguan mengatur gerakan (motorik)</li>
<li> Gangguan perasa (sensorik) , termasuk nyeri</li>
<li> Gangguan bahasa (aphasia)</li>
<li> Gangguan berpikir atau daya ingat (memori)</li>
<li> Gangguan emosi.</li>
</ol>
<p>Untuk dapat mengatasi masalah-masalah diatas tersebut maka kita dalam proses rehabilitasi paska stroke akan melakukan terapi secara holistik dan variasi, seperti terapi fisik, terapi okupasi, terapi wicara, konseling dan bimbingan rohani. Mari kita kenali terapi apa saja yang dilakukan saat rehabilitasi</p>
<ol>
<li>Apa itu Terapi Fisik?Atau yang lebih dikenal dengan fisioterapis, merupakan bagian dari Tim Rehabilitasi Medik yang berperan dalam melatih pasien dengan gangguan postur, gangguan gerak dan masalah otot. Tugas fisioterapis adalah :
<ul>
<li>membantu pasien dalam melakukan exercise atau manipulasi otot sesuai dengan masalah pasien, misalnya latihan penguatan otot, hydrotherapy, latihan keseimbangan dan koordinasi, latihan peregangan otot dll.</li>
<li>membantu pasien mengatasi masalah otot dengan alat-alat fisioterapi atas instruksi dokter SpKFR</li>
</ul>
</li>
<li>apa itu Terapi Okupasi?Adalah bagian dari Tim Rehabilitasi Medik yang berperan dalam:
<ul>
<li>membantu pasien melakukan gerakan motorik halus.</li>
<li>melatih pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti misalnya pindah dari duduk ke berdiri, mandi,berpakaian,makan dll.</li>
<li>melatih pasien melakukan gerakan adaptif dengan berbagai alat bantu.</li>
<li>membantu pasien dalam proses kembali bekerja (<em>back to work</em>).</li>
</ul>
</li>
<li>apa itu Terapi Wicara?Adalah bagian dari Tim Rehabilitasi Medik yang berperan dalam:
<ul>
<li>membantu pasien untuk berkomunikasi untuk membantu komunikasi misalnya dengan latihan pengucapan kata (artikulasi) atau komunikasi dengan alat bantu.</li>
<li>membantu pasien dengan gangguan menelan (disfagia) dengan latihan / maneuver khusus untuk mempermudah proses menelan.</li>
</ul>
</li>
<li>Konseling Psikologi
<ul>
<li>membantu memberikan support mental bagi pasien saat pasien mengalami depresi.</li>
<li>melakukan tes intelektual (tes IQ) bila diperlukan.</li>
</ul>
</li>
<li>Petugas Sosial Medis
<ul>
<li>melakukan evaluasi tempat tinggal dan pekerjaan pasien dan memberikan edukasi untuk mengatur tempat tinggal yang mempermudah pasien melakukan aktivitas sesuai kondisi pasien.</li>
<li>membantu mencarikan donatur bila ada pasien yang memerlukan biaya.</li>
<li>apabila diperlukan, membantu pasien untuk mendapatkan ketrampilan sesuai dengan kondisi pasien, agar dapat digunakan untuk mata pencaharian.</li>
</ul>
</li>
<li>Pembimbing rohani dapat membantu untuk support mental pasien di bidang keagamaan.</li>
</ol>
<p><strong>Dapat dilakukan dimana terapi rehabilitasi itu? </strong></p>
<p>Rehabilitasi pasien stroke dapat dilakukan di rumah sakit maupun klinik. Klinik yang menangani pasien dengan stroke.</p>
<p align="right"><a href="http://medicastore.com/stroke.html#atas10">kembali keatas</a></p>
</div>
<table width="99%" border="0" cellpadding="5" align="center">
<tbody>
<tr>
<td bgcolor="#FFFFCC">
<h4><strong></strong>Kontributor :</h4>
<p align="justify"><strong><span style="text-decoration:underline;">Dr. Yuda Turana, Sp.S</span> </strong></p>
<p align="justify">Dr. Yuda Turana, SpS . dilahirkan di kota Bogor , lulus fakultas kedokteran Universitas Indonesia dan melanjutkan spesialisasi di bidang ilmu penyakit saraf.</p>
<p align="justify">Selama kariernya sudah banyak membuat tulisan maupun penelitian pada berbagai majalah kedokteran maupun popular. Beberapa perhargaan di bidang penelitian telah diterimanya , termasuk diantaranya penghargaan IDI sudjono djuned Pusponegoro tahun 2003.</p>
<p align="justify">Saat ini dr. Yuda Turana, Sp.S berpraktik di RS Pantai Indah kapuk dan RS Royal Taruma, ditengah kesibukannya sebagai pengajar di Fakultas Kedokteran Atmajaya.</p>
<p align="justify"><strong><span style="text-decoration:underline;">dr.Theresia Diah Arini,Sp.RM</span> </strong></p>
<p align="justify">Dr. Theresia Diah Arini, Sp.RM merupakan alumni fakultas kedokteran Univeristas Katolik Atma Jaya dan melanjutkan spesialisasi di bidang Fisik &amp; Rehabilitasi di Universitas Indonesia.</p>
<p align="justify">Aktif dalam penulisan artikel medis maupun popular, sebagai pembicara di berbagai seminar kesehatan dan dosen D3 Fisioterapi dan Okupasi Terapi di Universitas Indonesia .</p>
<p align="justify">Saat ini dr. Theresia Diah Arini, Sp.RM berpraktik di Klinik Stroke Wijaya.</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="justify"><span style="font-size:x-small;"><strong><em>Sumber :</em></strong></span></p>
<div align="left">
<ul>
<li>Hasil interview dengan dr. Yuda Turana,Sp.S</li>
<li>Hasil interview dengan dr.Theresia Diah Arini,Sp.RM</li>
<li><a href="http://www.stroke.org.uk/">http://www.stroke.org.uk</a></li>
<li><a href="http://www.strokecenter.org/">http://www.strokecenter.org</a></li>
<li><a href="http://www.strokeassociation.org/">http://www.strokeassociation.org</a></li>
<li><a href="http://www.strokeeducation.com/">http://www.strokeeducation.com</a></li>
<li><a href="http://http//stroke.ahajournals.org/">http://stroke.ahajournals.org/</a></li>
<li><a href="http://www.mayoclinic.com/">http://www.mayoclinic.com</a></li>
<li><a href="http://www.nlm.nih.gov/">http://www.nlm.nih.gov</a></li>
<li><a href="http://www.ninds.nih.gov/">http://www.ninds.nih.gov</a></li>
<li><a href="http://stroke.about.com/">http://stroke.about.com</a></li>
</ul>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ichadchemical.wordpress.com/2388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ichadchemical.wordpress.com/2388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ichadchemical.wordpress.com/2388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ichadchemical.wordpress.com/2388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ichadchemical.wordpress.com/2388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ichadchemical.wordpress.com/2388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ichadchemical.wordpress.com/2388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ichadchemical.wordpress.com/2388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ichadchemical.wordpress.com/2388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ichadchemical.wordpress.com/2388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ichadchemical.wordpress.com/2388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ichadchemical.wordpress.com/2388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ichadchemical.wordpress.com/2388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ichadchemical.wordpress.com/2388/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2388&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ichadchemical.wordpress.com/2012/01/25/stroke-the-silent-killer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fa3a8511279b378f84f34489a1fd36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ichadchemical</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Depresi Setelah Melahirkan, Bukan Hanya Baby Blues Syndrome</title>
		<link>http://ichadchemical.wordpress.com/2012/01/25/depresi-setelah-melahirkan-bukan-hanya-baby-blues-syndrome/</link>
		<comments>http://ichadchemical.wordpress.com/2012/01/25/depresi-setelah-melahirkan-bukan-hanya-baby-blues-syndrome/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 09:20:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ichadchemical</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan perempuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ichadchemical.wordpress.com/?p=2382</guid>
		<description><![CDATA[Depresi setelah melahirkan atau Postnatal depression (PND) adalah jenis depresi yang dialami oleh beberapa wanita setelah melahirkan. Depresi setelah melahirkan biasanya terjadi pada minggu ke-4 sampai minggu ke-6 setelah melahirkan, meskipun pada beberapa kasus dapat terjadi setelah beberapa bulan melahirkan. Seringkali tidak ada penyebab jelas yang dapat menimbulkan depresi tersebut, meskipun demikian perlu untuk dipahami [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2382&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Depresi setelah melahirkan atau <em>Postnatal depressio</em>n (PND) adalah jenis depresi yang dialami oleh beberapa wanita setelah melahirkan. Depresi setelah melahirkan biasanya terjadi pada minggu ke-4 sampai minggu ke-6 setelah melahirkan, meskipun pada beberapa kasus dapat terjadi setelah beberapa bulan melahirkan. Seringkali tidak ada penyebab jelas yang dapat menimbulkan depresi tersebut, meskipun demikian perlu untuk dipahami bahwa meskipun sang ibu mengalami depresi setelah melahirkan, bukan berarti ia tidak mencintai atau menyayangi sang buah hati. Untuk mengetahui lebih jelas lagi mengenai depresi setelah melahirkan tersebut, dapat dibaca pada artikel di bawah ini.<br />
<img src="http://medicastore.com/images/Postnatal_100112_t1.jpg" alt="" width="357" height="34" /></p>
<p>Terdapat banyak gejala yang menggambarkan terjadinya depresi setelah melahirkan atau <em>Postnatal depression</em> (PND) seperti : suasana hati yang rendah, merasa tidak bisa menghadapi atau kesulitan untuk tidur. Meskipun demikian, banyak wanita yang tidak sadar perihal gejala tersebut, sehingga sangat penting bagi suami, anggota keluarga lain, teman bahkan dokter yang menangani untuk mengenali gejala depresi setelah melahirkan sedini mungkin sehingga dapat segera ditangani. Banyak yang mengira depresi setelah melahirkan hanya sekedar<em> baby blues syndrome</em>, yaitu jenis depresi ringan yang tidak perlu dikhawatirkan. Padahal kenyataannya depresi setelah melahirkan juga dapat menjadi berat yang bahkan dapat membahayakan nyawa ibu ataupun si buah hati. Untuk mengetahui lebih jelas perbedaannya dapat dilihat di bawah ini.</p>
<ul>
<li><strong>Baby blues syndrome</strong><br />
<em>Baby blues syndrome</em> adalah jenis depresi ringan yang terjadi setelah melahirkan, biasanya terjadi pada hari ke-3 hingga hari ke-10 setelah kelahiran bayi.<em> Baby blues syndrome</em> sendiri dapat berlangsung mulai dari hitungan jam hingga hari. Saat mengalami <em>Baby blues syndrome</em>. Biasanya ibu akan merasakan dorongan untuk selalu menangis &amp; mudah marah, tetapi untuk hal ini tidak diperlukan suatu terapi medis.<br />
Bisa dikatakan bahwa <em>Baby blues syndrom</em>e, banyak dialami oleh ibu yang baru melahirkan, bahkan lebih dari setengah ibu yang melahirkan akan mengalami hal tersebut.<span id="more-2382"></span></li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Baby blues syndrome</strong><br />
Pada beberapa kasus yang jarang, bentuk depresi yang lebih berat atau disebut juga dengan penyakit kejiwaan setelah melahirkan (<em>postnatal psychosis</em>) dapat terjadi. Seperti halnya gejala depresi berat lainnya, maka pada <em>postnatal psychosis</em>, sang ibu dapat mengalami delusi (mempercayai sesuatu yang tidak benar), halusinasi (melihat atau mendengar sesuatu yang tidak nyata) atau bahkan keinginan kuat untuk bunuh diri.<br />
Wanita yang mengalami <em>postnatal psychosis</em> juga biasanya tidak menyadari bahwa dirinya mengalami hal tersebut. Meskipun demikian penyakit kejiwaan (<em>postnatal psychosis</em>) ini merupakan penyakit mental yang serius &amp; dapat dipicu oleh perubahan kimia &amp; hormon dalam tubuh setelah melahirkan.<br />
Jika seseorang mengalami <em>postnatal psychosis</em>, maka sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin. Karena kondisi <em>postnatal psychosis</em> tersebut dapat membahayakan keadaan dirinya sendiri ataupun sang buah hati.</li>
</ul>
<p><img src="http://medicastore.com/images/Postnatal_100112_t2.jpg" alt="" width="409" height="34" /></p>
<p>Depresi setelah melahirkan dapat mempengaruhi wanita dengan bermacam cara. Gejala yang timbul biasanya akan terlihat setelah melahirkan &amp; dapat berlangsung dalam hitungan bulan, atau bahkan pada kasus yang lebih berat dapat berlangsung selama &gt; dari 1 tahun.</p>
<p>Gejala dari depresi setelah melahirkan atau Postnatal depression (PND) dapat terlihat seperti dibawah ini :</p>
<ul>
<li>Rendahnya suasana hati dalam periode waktu yang panjang (&gt; 1 minggu)</li>
<li>Sering terlihat mudah marah</li>
<li>Mudah / sering menangis</li>
<li>Mengalami serangan panik atau merasa seperti terperangkap dalam hidup</li>
<li>Sulit untuk berkonsentrasi</li>
<li>Kurang motivasi</li>
<li>Kurang perhatian terhadap diri sendiri &amp; sang buah hati</li>
<li>Merasa kesepian</li>
<li>Merasa bersalah, ditolak atau tidak penting</li>
<li>Merasa mengalami beban yang sangat berat</li>
<li>Merasa tidak dapat menghadapi masalah</li>
<li>Merasa kesulitan untuk tidur atau selalu merasa lelah</li>
<li>Adanya gejala fisik akibat merasa tegang seperti sakit kepala, nyeri pada perut atau pandangan yang kabur</li>
<li>Kurangnya nafsu makan</li>
<li>Kurangnya gairah seksual</li>
</ul>
<p>Meskipun demikian, bila mengalami gejala seperti tersebut diatas, bukan berarti seseorang mengalami depresi setelah melahirkan atau Postnatal depression (PND), karena gejala-gejala tersebut umum ditemui pada wanita. Depresi setelah melahirkan sendiri dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari, ada yang menjadi tidak dapat merawat bayinya, ada yang merasa terlalu cemas untuh bahkan keluar rumah atau berhubungan dengan teman.</p>
<p>Banyak ibu yang tidak menyadari bahwa mereka mengalami depresi setelah melahirkan, sehingga tidak menceritakan hal-tersebut kepada keluarga atau teman. Dalam hal ini peran suami, keluarga atau teman sangat penting untuk membantu mendeteksi secara dini gejala tersebut sehingga dapat cepat untuk ditangani.<br />
<img src="http://medicastore.com/images/Postnatal_100112_t3.jpg" alt="" width="417" height="34" /></p>
<p>Penyebab terjadinya depresi setelah melahirkan sendiri masih belum terlalu jelas, karena hal tersebut bukan disebabkan oleh faktor tunggal melainkan kombinasi dari beberapa faktor. Depresi secara umum sendiri biasanya disebabkan karena adanya kejadian yang emosional atau yang berkaitan dengan stres, seperti pindah rumah, hubungan yang kandas atau meninggalnya anggota keluarga atau teman dekat &amp; melahirkan bayi.</p>
<p>Stres saat melahirkan bayi juga dapat meningkatkan resiko untuk mengalami depresi setelah melahirkan. Selain itu ada faktor-faktor lainnya seperti :</p>
<ul>
<li>Depresi saat hamil</li>
<li>Kecemasan mengenai tanggung jawab setelah memiliki bayi</li>
<li>Proses persalinan yang sulit</li>
<li>Kurangnya dukungan di rumah</li>
<li>Kecemasan mengenai status hubungan</li>
<li>Masalah keuangan</li>
<li>Tidak ada ada keluarga atau teman yang mendampingi</li>
<li>Mempunyai riwayat masalah kesehatan mental sebelumnya</li>
<li>Mempunyai masalah kesehatan fisik akibat melahirkan, seperti anemia atau inkontinensia urin (kesulitan untuk menahan buang air kecil).</li>
</ul>
<p>Selain itu, mempunyai bayi juga dapat merubah kebiasaan hidup sebelumnya &amp; dapat menjadi pengalaman yang melelahkan &amp; cukup menimbulkan stres. Kemudian faktor genetik (keturunan) &amp; perubahan hormon tubuh juga dapat menjadi pemicu untuk timbulnya depresi setelah melahirkan ini.<br />
<img src="http://medicastore.com/images/Postnatal_100112_t4.jpg" alt="" width="435" height="35" /></p>
<p>Untuk mencegah supaya tidak timbul depresi setelah melahirkan, maka tips-tips berikut ini dapat dicoba untuk dilakukan :</p>
<ul>
<li>Cukup istirahat &amp; melakukan relaksasi sesering mungkin</li>
<li>Berolahraga ringan secara teratur</li>
<li>Jangan lupa jaga juga asupan makan, karena kadar gula darah yang rendah dapat membuat kita merasa lebih buruk</li>
<li>Makan makanan yang sehat &amp; seimbang</li>
<li>Jangan berusaha untuk melakukan sesuatu bersamaan. Sebaiknya buat daftar apa yang ingin dikerjakan &amp; buat tujuan yang realistik</li>
<li>Bila merasa cemas / gelisah, bicarakan dengan suami, keluarga atau teman dekat</li>
<li>Jangan putus asa, depresi setelah melahirkan dapat terjadi pada siapa saja, sehingga tidak perlu menyalahkan diri sendiri.</li>
</ul>
<p>Yang perlu diingat adalah, sebagian besar orang yang mengalami depresi dapat dipulihkan sepenuhnya, sehingga jangan merasa terlalu cemas akan hal tersebut.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ichadchemical.wordpress.com/2382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ichadchemical.wordpress.com/2382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ichadchemical.wordpress.com/2382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ichadchemical.wordpress.com/2382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ichadchemical.wordpress.com/2382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ichadchemical.wordpress.com/2382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ichadchemical.wordpress.com/2382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ichadchemical.wordpress.com/2382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ichadchemical.wordpress.com/2382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ichadchemical.wordpress.com/2382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ichadchemical.wordpress.com/2382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ichadchemical.wordpress.com/2382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ichadchemical.wordpress.com/2382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ichadchemical.wordpress.com/2382/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2382&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ichadchemical.wordpress.com/2012/01/25/depresi-setelah-melahirkan-bukan-hanya-baby-blues-syndrome/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fa3a8511279b378f84f34489a1fd36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ichadchemical</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://medicastore.com/images/Postnatal_100112_t1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://medicastore.com/images/Postnatal_100112_t2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://medicastore.com/images/Postnatal_100112_t3.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://medicastore.com/images/Postnatal_100112_t4.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>5 Cara Cepat Redakan Asam Lambung</title>
		<link>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/22/5-cara-cepat-redakan-asam-lambung/</link>
		<comments>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/22/5-cara-cepat-redakan-asam-lambung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 08:50:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ichadchemical</dc:creator>
				<category><![CDATA[Healthy and Medical Articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ichadchemical.wordpress.com/?p=2375</guid>
		<description><![CDATA[jika menderita rasa sakit terbakar, kembung, dan ketidaknyamanan akibat asam lambung, maka tentunya berharap mendapatkan obat yang dapat bekerja dengan cepat. Menggunakan obat yang dapat diperoleh di pasaran bebas dan obat resep dapat membantu meredakan ketidaknyamanan akibat kenaikan asam lambung. Tetapi obat-obatan tersebut tentunya juga membawa berbagai efek samping yang tidak diinginkan. Jika kita membahas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2375&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>jika menderita rasa sakit terbakar, kembung, dan ketidaknyamanan akibat asam lambung, maka tentunya berharap mendapatkan obat yang dapat bekerja dengan cepat. Menggunakan obat yang dapat diperoleh di pasaran bebas dan obat resep dapat membantu meredakan ketidaknyamanan akibat kenaikan asam lambung. Tetapi obat-obatan tersebut tentunya juga membawa berbagai efek samping yang tidak diinginkan.</p>
<p>Jika kita membahas pengobatan terbaik untuk refluks asam lambung, ingatlah bahwa ada beberapa pilihan pengobatan yang selalu dianggap yang terbaik. Beberapa pilihan pengobatan sangat sederhana.</p>
<p>Berikut adalah 5 cara cepat dan metode alami untuk meredakan gejala refluks asam lambung seperti dikutip dari <em>Livestrong,</em> Kamis (22/12/2011) antara lain:</p>
<p><strong>1. Baking soda</strong></p>
<p>Baking soda dapat digunakan untuk meredakan ketidaknyamanan akibat kenaikan asam lambung. Membuat minuman dengan mencampurkan setengah sendok teh baking soda yang dicampur dalam delapan ons air. Baking soda akan langsung mengurangi asam dalam perut, menetralkan, dan mencegah isi perut kembali ke kerongkongan. Minuman ini dapat dibuat sepanjang hari jika diperlukan, hingga dosis harian maksimum 3 sendok makan baking soda dalam satu hari.</p>
<p><strong>2. Cuka sari apel</strong></p>
<p>Campurkan 1-2 sendok teh cuka sari apel organik dengan delapan ons air dan minum. Cuka yang tinggi kalium dan membantu untuk menetralkan asam lambung. Jika terlalu kuat, dapat mengurangi jumlah cuka sampai menjadi terbiasa.<br />
<span id="more-2375"></span><br />
<strong>3. Madu organik</strong></p>
<p>Ambil 1-2 sendok teh mentah madu organik. Madu organik secara langsung di mulut dapat untuk meredakan ketidaknyamanan, menenangkan dan cepat atasi sakit maag yang menyakitkan. Madu organik juga tinggi kalium, madu membantu meningkatkan pencernaan dan membentuk sebuah lapisan alkali di dalam perut. Campur madu dengan cuka sari apel untuk membuat minuman yang dapat mengurangi gejala refluks asam lambung secara langsung. Satu sendok madu juga dapat membantu sebelum tidur atau pada malam hari jika terbangun oleh karena refluks asam lambung.</p>
<p><strong>4. Apel merah</strong></p>
<p>Makan sepotong apel sangat baik ketika mengalami gejala-gejala GERD (gastroesophageal reflux disease). Apel, khususnya jenis merah manis, dapat membantu untuk menciptakan sebuah lapisan basa dalam perut, mengurangi kecenderungan asam untuk kembali naik ke kerongkongan, dan menyebabkan nyeri. Apel juga baik pada waktu tidur untuk mencegah refluks asam lambung pada malam hari.</p>
<p><strong>5. Akar licorice</strong></p>
<p>Ambil akar licorice untuk memperbaiki gejala GERD yang menyakitkan. Akar licorice dalam bentuk teh tersedia di toko makanan kesehatan. Menyeduh teh akar licorice dalam air panas dan tidak menambahkan susu atau jenis lain dari creamers dapat untuk meredakan ketidaknyamanan akibat kenaikan asam lambung. Jika memiliki tekanan darah tinggi, maka berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan akar licorice, karena pada beberapa orang, licorice dapat meningkatkan tekanan darah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ichadchemical.wordpress.com/2375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ichadchemical.wordpress.com/2375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ichadchemical.wordpress.com/2375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ichadchemical.wordpress.com/2375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ichadchemical.wordpress.com/2375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ichadchemical.wordpress.com/2375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ichadchemical.wordpress.com/2375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ichadchemical.wordpress.com/2375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ichadchemical.wordpress.com/2375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ichadchemical.wordpress.com/2375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ichadchemical.wordpress.com/2375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ichadchemical.wordpress.com/2375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ichadchemical.wordpress.com/2375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ichadchemical.wordpress.com/2375/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2375&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/22/5-cara-cepat-redakan-asam-lambung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fa3a8511279b378f84f34489a1fd36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ichadchemical</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pria Berbulu Lebih Jarang Dihinggapi Parasit</title>
		<link>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/15/pria-berbulu-lebih-jarang-dihinggapi-parasit/</link>
		<comments>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/15/pria-berbulu-lebih-jarang-dihinggapi-parasit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 01:20:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ichadchemical</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ichadchemical.wordpress.com/?p=2373</guid>
		<description><![CDATA[Tubuh pria lebih banyak berbulu ketimbang pria. Rambut-rambut halus ini ternyata berguna. Karena orang yang punya lebih banyak bulu bisa menjadi lebih baik dalam mendeteksi kutu busuk dan tubuhnya jadi jarang dihinggapi parasit. Dalam artikel yang dimuat dalam jurnal Biology Letters, para peneliti menemukan bahwa rambut tubuh (bulu) meningkatkan kemampuan orang mendeteksi kutu busuk. Partsipan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2373&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tubuh pria lebih banyak berbulu ketimbang pria. Rambut-rambut halus ini ternyata berguna. Karena orang yang punya lebih banyak bulu bisa menjadi lebih baik dalam mendeteksi kutu busuk dan tubuhnya jadi jarang dihinggapi parasit.</p>
<p>Dalam artikel yang dimuat dalam jurnal <em>Biology Letters</em>, para peneliti menemukan bahwa rambut tubuh (bulu) meningkatkan kemampuan orang mendeteksi kutu busuk.</p>
<p>Partsipan yang melakukan uji coba ternyata lebih cepat mengenali kutu pada lengan yang berbulu daripada peserta yang lengannya tidak terlalu berbulu. Ini karena rambut berfungsi sebagai pendeteksi gerakan kutu. Rambut juga menyulitkan serta memperlama waktu parasit dalam menemukan tempat untuk makan karena gerakannya terhalang bulu.</p>
<p>Pria tampaknya lebih baik dalam mendeteksi parasit, sebab pria umumnya lebih berbulu daripada perempuan karena kadar testosteronnya lebih tinggi. Tubuh tanpa bulu lebih sering digigit serangga penghisap darah yang lebih memilih menggigit daerah yang relatif tak berbulu seperti pergelangan kaki.<span id="more-2373"></span></p>
<p>Meskipun peneliti tidak mengatakan bahwa perbedaan rambut tubuh pada laki-laki dan perempuan disebabkan karena parasit, peneliti berspekulasi bahwa para perempuan di masa lalu mungkin lebih suka pria yang memiliki lebih sedikit parasit, yaitu laki-laki berambut.</p>
<p>Manusia relatif tak berbulu dibandingkan dengan kerabatnya yang paling dekat, kera. Tetapi kepadatan folikel rambut pada kulit manusia sebenarnya sama seperti pada kera yang berukuran sama.</p>
<p>Bulu-bulu halus yang menutupi tubuh manusia telah mengganti bulu-bulu tebal pada kerabat dekatnya, dan diperkirakan merupakan sisa evolusi dari nenek moyang manusia yang berbulu.</p>
<p>&#8220;Saya menjalankan sebuah kelompok penelitian yang berusaha untuk memahami biologi serangga pengisap darah. Tujuan kami adalah untuk menemukan cara mengendalikan serangga secara efektif, dan dengan demikian dapat mencegah penularan penyakit lewat serangga,&#8221; kata peneliti Michael Siva-Jothy, ahli ekologi evolusi di University of Sheffield di Inggris seeprti dikutip dari <em>LiveScience</em>, Rabu (14/12/2011.</p>
<p>Peneliti merekrut 29 orang relawan mahasiswa universitas melalui Facebook dan mencukur rambut di salah satu lengan mereka. Para ilmuwan kemudian menguji berapa lama waktu yang diperlukan para relawan untuk mendeteksi kutu busuk yang ditempatkan di lengan masing-masing dan berapa lama waktu yang dibutuhkan parasit dalam menemukan tempat yang baik untuk makan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ichadchemical.wordpress.com/2373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ichadchemical.wordpress.com/2373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ichadchemical.wordpress.com/2373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ichadchemical.wordpress.com/2373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ichadchemical.wordpress.com/2373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ichadchemical.wordpress.com/2373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ichadchemical.wordpress.com/2373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ichadchemical.wordpress.com/2373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ichadchemical.wordpress.com/2373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ichadchemical.wordpress.com/2373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ichadchemical.wordpress.com/2373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ichadchemical.wordpress.com/2373/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ichadchemical.wordpress.com/2373/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ichadchemical.wordpress.com/2373/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2373&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/15/pria-berbulu-lebih-jarang-dihinggapi-parasit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fa3a8511279b378f84f34489a1fd36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ichadchemical</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tak Perlu Banyak Protein untuk Bikin Badan Berotot</title>
		<link>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/15/tak-perlu-banyak-protein-untuk-bikin-badan-berotot/</link>
		<comments>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/15/tak-perlu-banyak-protein-untuk-bikin-badan-berotot/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 01:19:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ichadchemical</dc:creator>
				<category><![CDATA[News and History]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ichadchemical.wordpress.com/?p=2370</guid>
		<description><![CDATA[Ketika seseorang ingin membangun atau memperbesar otot di tubuhnya maka tak jarang ia disarankan untuk banyak makan protein. Tapi kenyataannya orang tak perlu makan protein gila-gilaan untuk membentuk badannya berotot. Ini rahasianya! Sarah Dacres-Mannings dari Sports Dietitians Australia mengakui banyak kesalahapahaman di masyarakat, salah satunya adalah seseorang harus makan banyak protein untuk memperbesar otot. &#8220;Anda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2370&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika seseorang ingin membangun atau memperbesar otot di tubuhnya maka tak jarang ia disarankan untuk banyak makan protein. Tapi kenyataannya orang tak perlu makan protein gila-gilaan untuk membentuk badannya berotot. Ini rahasianya!</p>
<p>Sarah Dacres-Mannings dari Sports Dietitians Australia mengakui banyak kesalahapahaman di masyarakat, salah satunya adalah seseorang harus makan banyak protein untuk memperbesar otot.</p>
<p>&#8220;Anda hanya perlu sedikit menambahkan protein saat membangun otot dan jumlahnya tidak sebanyak yang orang pikirkan. Seseorang perlu makan sekitar 0,8 gram protein per kg massa tubuhnya setiap hari, jika ingin membangun otot maka dibutuhkan 1,2 gram protein/kg massa tubuh,&#8221; ujar Dacres-Mannings, seperti dikutip dari <em>ABC.net.au, </em>Rabu (14/12/2011).</p>
<p>Otot terdiri dari 2 jenis filamen yang termasuk protein (actin dan myosin) dan terbuat dari asam amino. Jika ingin membangun otot lebih banyak maka tubuh perlu lebih banyak actin dan myosin yang tergabung bersama-sama dengan asam amino.</p>
<p>Untuk mendapatkan efek yang optimal, cobalah mengonsumsi karbohidrat dan protein dalam jumlah yang sama, karena karbohidrat meningkatkan kadar insulin yang membantu otot mengambil asam amino yang dibutuhkan untuk membangun otot baru.<span id="more-2370"></span></p>
<p>Dacres-Mannings menyarankan beebrapa cemilan yang bisa dikonsumsi setelah latihan atau olahraga yaitu:</p>
<ol>
<li>Dua gelas susu rendah lemak</li>
<li>Sandwich dengan daging kalkun</li>
<li>Smoothie rendah lemak yang dibuat dari yogurt susu dan pisang</li>
<li>Tuna dengan pasta</li>
</ol>
<p>&#8220;Usahakan untuk makan protein sepanjang hari, untuk mengoptimalkan kadar asam amino dalam darah dan meningkatkan perbaikan serta pertumbuhan otot. Karena kebanyakan orang mengonsumsi semua protein pada 1 kali makan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Jika konsumsi protein berlebihan (lebih dari 2 gram/kg massa tubuh) akan memberikan sumbangan terhadap peningkatan lemak di tubuh serta meningkatkan ekskresi (pengeluaran) kalsium dari dalam tubuh.</p>
<p>Dacres-Mannings menuturkan agar lebih maksimal, otot juga perlu ditantang dengan latihan yang bisa menempatkan massa otot, serta kemampuan tubuh untuk membangun massa otot juga tergantung dari sejumlah faktor salah satunya genetika.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ichadchemical.wordpress.com/2370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ichadchemical.wordpress.com/2370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ichadchemical.wordpress.com/2370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ichadchemical.wordpress.com/2370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ichadchemical.wordpress.com/2370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ichadchemical.wordpress.com/2370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ichadchemical.wordpress.com/2370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ichadchemical.wordpress.com/2370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ichadchemical.wordpress.com/2370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ichadchemical.wordpress.com/2370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ichadchemical.wordpress.com/2370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ichadchemical.wordpress.com/2370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ichadchemical.wordpress.com/2370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ichadchemical.wordpress.com/2370/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2370&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/15/tak-perlu-banyak-protein-untuk-bikin-badan-berotot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fa3a8511279b378f84f34489a1fd36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ichadchemical</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Studi: Teh Hijau Kurangi Kolesterol Darah</title>
		<link>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/15/studi-teh-hijau-kurangi-kolesterol-darah/</link>
		<comments>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/15/studi-teh-hijau-kurangi-kolesterol-darah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 01:13:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ichadchemical</dc:creator>
				<category><![CDATA[News and History]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ichadchemical.wordpress.com/?p=2365</guid>
		<description><![CDATA[Minum secangkir teh hijau atau minum kapsul teh hijau secara rutin dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Kesimpulan ini diperoleh dari sebuah penelitian terbaru di AS terhadap lebih dari 1.000 orang. Temuan yang dipublikasikan dalam Journal of American Dietetic Association, menunjukkan bahwa teh hijau memangkas 5-6 poin &#8216;kolesterol buruk&#8217; LDL daripada obat-obatan kolesterol lainnya. Uji [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2365&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minum secangkir teh hijau atau minum kapsul teh hijau secara rutin dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Kesimpulan ini diperoleh dari sebuah penelitian terbaru di AS terhadap lebih dari 1.000 orang.</p>
<p>Temuan yang dipublikasikan dalam Journal of American Dietetic Association, menunjukkan bahwa teh hijau memangkas 5-6 poin &#8216;kolesterol buruk&#8217; LDL daripada obat-obatan kolesterol lainnya.</p>
<p>Uji coba dilakukan pada teh hijau maupun kapsul yang mengandung senyawa katekin, yang diperkirakan menurunkan penyerapan kolesterol dalam usus. Studi menemukan, teh hijau yang diseduh lebih efektif daripada kapsul, meskipun manfaat keseluruhannya cukup kecil.<span id="more-2365"></span></p>
<p>Peneliti senior Olivia Phung, asisten profesor farmasi di Universitas Ilmu Kesehatan di Pomona, California menyatakan, &#8220;Jika seseorang minum obat kolesterol, mereka harus terus meminumnya dan jangan mencoba menggantinya dengan teh hijau, kapsul atau minuman lain,&#8221; katanya kepada <em>Reuters.</em></p>
<p>Namun, dia menambahkan, teh hijau dalam diet harian bisa menjadi salah satu cara mengurangi jumlah kolesterol.</p>
<p>Dalam studinya, 1.415 orang dewasa secara acak diminta minum teh hijau setiap hari dalam bentuk kapsul atau teh hijau. Sebagian lagi berada di kelompok kontrol yaitu minum kapsul plasebo, minum teh rendah katekin dan air putih.</p>
<p>Uji coba selama tiga minggu hingga enam bulan ini menemukan, asupan teh hijau memiliki manfaat terbatas bagi mereka yang memiliki kolesterol tinggi. Secara keseluruhan, teh seduhan tampak lebih efektif daripada kapsul, meskipun Phung mengatakan tidak cukup data untuk memastikan bahwa minuman tersebut lebih baik daripada ekstraknya.</p>
<p>Peneliti juga tak menemukan bukti kuat bahwa teh hijau meningkatkan kolesterol &#8220;baik&#8221; HDL, atau mengurangi lemak darah trigliserida. Peneliti menekankan, konsumsi teh hijau sebaiknya dilakukan secara moderat mengingat teh juga mengandung kafein yang tak baik bagi kesehatan sebagian orang. (umi)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ichadchemical.wordpress.com/2365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ichadchemical.wordpress.com/2365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ichadchemical.wordpress.com/2365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ichadchemical.wordpress.com/2365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ichadchemical.wordpress.com/2365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ichadchemical.wordpress.com/2365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ichadchemical.wordpress.com/2365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ichadchemical.wordpress.com/2365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ichadchemical.wordpress.com/2365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ichadchemical.wordpress.com/2365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ichadchemical.wordpress.com/2365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ichadchemical.wordpress.com/2365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ichadchemical.wordpress.com/2365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ichadchemical.wordpress.com/2365/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2365&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/15/studi-teh-hijau-kurangi-kolesterol-darah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fa3a8511279b378f84f34489a1fd36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ichadchemical</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Studi: Kenali Kepribadian Lewat Aroma Tubuh</title>
		<link>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/15/studi-kenali-kepribadian-lewat-aroma-tubuh/</link>
		<comments>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/15/studi-kenali-kepribadian-lewat-aroma-tubuh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 01:10:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ichadchemical</dc:creator>
				<category><![CDATA[News and History]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ichadchemical.wordpress.com/?p=2363</guid>
		<description><![CDATA[Usaha mengenal seseorang umumnya dilakukan melalui percakapan. Namun, studi terbaru menunjukkan, Anda bisa menilai karakter seseorang hanya dari aroma tubuh mereka saja. Peserta dalam penelitian dinilai dengan beberapa tingkat akurasi mengenai bagaimana kepribadian mereka, tingkat kecemasan atau apakah mereka senang mendominasi hanya dari aroma yang tertinggal di pakaian. Menurut peneliti, saat bertemu pertama kali dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2363&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Usaha mengenal seseorang umumnya dilakukan melalui percakapan. Namun, studi terbaru menunjukkan, Anda bisa menilai karakter seseorang hanya dari aroma tubuh mereka saja.</p>
<p>Peserta dalam penelitian dinilai dengan beberapa tingkat akurasi mengenai bagaimana kepribadian mereka, tingkat kecemasan atau apakah mereka senang mendominasi hanya dari aroma yang tertinggal di pakaian. Menurut peneliti, saat bertemu pertama kali dengan seseorang, kita mengamati aromanya sama seperti isyarat visual atau penampilan wajah. &#8220;Kita tidak hanya mengekspresikan diri melalui penampilan, tapi juga melalui aroma tubuh,&#8221; kata peneliti Agnieszka Sorokowska, seorang kandidat doktor dari Universitas Wroclaw, di Polandia seperti dikutip <em>Foxnews.</em></p>
<p>Studi yang diterbitkan dalam edisi terbaru <em>European Journal of Personality</em> melibatkan 30 pria dan wanita yang mengenakan kaos dari katun putih selama tiga malam berturut-turut. Peserta tidak bisa menggunakan wewangian, deodoran atau sabun. Mereka juga tidak merokok, minum alkohol atau makanan berbau tajam selama penelitian. Setelahnya, semua peserta menjalani tes kepribadian.</p>
<p>Kemeja dari para peserta dengan aroma tubuh &#8216;menyengat&#8217; dikumpulkan untuk dinilai 100 pria dan wanita. 100 orang ini akan mengevaluasi kepribadian mereka, dari skala 1-10. Setiap penilai mencium enam t-shirt, dan satu t-shirt masing-masing dinilai 20 orang. <span id="more-2363"></span></p>
<p>Hasilnya, aroma tubuh dapat disesuaikan dengan tiga kepribadian yaitu, orang yang cenderung merasa cemas (neurotisisme), orang yang senang mendominasi atau menjadi pemimpin serta mereka yang cenderung senang bersosialisasi.</p>
<p>Meskipun masih jauh dari sempurna, Sorokowska mengatakan, orang yang menilai neurotisme dan ekstrovertisme lewat aroma tubuh sama akuratnya dengan mereka yang menilai melalui perilaku dalam video. Dan, penilaian seseorang terhadap lawan jenis adalah paling akurat. Hal ini terjadi untuk memungkinkan pemilihan pasangan.</p>
<p>Studi menyimpulkan sifat ekstrovert, neurotisme dan dominasi adalah sifat yang hingga batas tertentu merupakan fisiologis. Misalnya, orang-orang yang neurotik berkeringat lebih banyak saat stres dan memodifikasi bakteri dalam keringat sehingga menimbulkan bau berbeda daripada orang lain.</p>
<p>Ciri-ciri kepribadian juga dapat dihubungkan dengan sekresi hormon yang dapat mengubah aroma tubuh. Orang yang dominan kemungkinan memiliki level testosteron yang lebih tinggi sehingga memodifikasi kelenjar keringat. Sorokowska menyatakan, perlu penelitian lebih lanjut untuk menganalisis hubungan antara budaya termasuk makanan dengan aroma tubuh.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ichadchemical.wordpress.com/2363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ichadchemical.wordpress.com/2363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ichadchemical.wordpress.com/2363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ichadchemical.wordpress.com/2363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ichadchemical.wordpress.com/2363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ichadchemical.wordpress.com/2363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ichadchemical.wordpress.com/2363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ichadchemical.wordpress.com/2363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ichadchemical.wordpress.com/2363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ichadchemical.wordpress.com/2363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ichadchemical.wordpress.com/2363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ichadchemical.wordpress.com/2363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ichadchemical.wordpress.com/2363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ichadchemical.wordpress.com/2363/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2363&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/12/15/studi-kenali-kepribadian-lewat-aroma-tubuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fa3a8511279b378f84f34489a1fd36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ichadchemical</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Remaja Rentan Terkena Anemia</title>
		<link>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/10/21/remaja-rentan-terkena-anemia/</link>
		<comments>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/10/21/remaja-rentan-terkena-anemia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 06:36:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ichadchemical</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan anak-anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ichadchemical.wordpress.com/?p=2361</guid>
		<description><![CDATA[Masa remaja merupakan masa yang penuh dengan aktifitas, baik belajar, bermain atau mengembangkan diri &#38; kemampuan. Terkadang, karena aktifitas mereka yang padat, membuat mereka kurang memperhatikan kebutuhan dirinya sendiri, baik asupan nutrisi yang kurang seimbang ataupun istirahat yang tidak cukup. Seperti kisah Donna dibawah ini. &#160; Aktifitas yang padat &#38; asupan nutrisi yang kurang seimbang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2361&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>Masa remaja merupakan masa yang penuh dengan aktifitas, baik belajar, bermain atau mengembangkan diri &amp; kemampuan. Terkadang, karena aktifitas mereka yang padat, membuat mereka kurang memperhatikan kebutuhan dirinya sendiri, baik asupan nutrisi yang kurang seimbang ataupun istirahat yang tidak cukup. Seperti kisah Donna dibawah ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Aktifitas yang padat &amp; asupan nutrisi yang kurang seimbang penyebab terjadinya anemia</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Muka pucat, badan sering terasa lesu, jantung berdebar-debar, kadang terasa sesak napas, dan adakalanya telinga berdengung. Itulah yang dialami akhir-akhir ini oleh Donna, seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta. Jadwal kuliah yang padat, ditambah dengan aktivitas olahraga dan organisasi yang diikutinya sangat menyita waktu gadis berusia 20 tahun tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div><img src="http://medicastore.com/image_news/artikel_anemia.jpg" alt="" width="321" height="172" /></div>
<p>&#8220;Sering ia sampai lupa makan. Malam hari saat pulang ke rumah, karena terlalu capek, ia sering langsung tertidur begitu saja sehabis mandi. Kemudian, ketika di kampus, makanan yang dikonsumsi juga tidak diperhatikan, hanya sekedar untuk mengganjal perut saja, sehingga asupan nutrisinya kurang seimbang”, demikian penjelasan dari ibunda Donna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hasil pemeriksaan darah menunjukkan kadar butir darah merah (hemoglobin) Donna hanya 9 g/100 ml. Padahal kadar hemoglobin yang normal pada wanita adalah antara 11,5 &#8211; 16 g/100 ml sedangkan untuk pria antara 13,5 &#8211; 18 g/100 ml. Dokter pun mendiagnosa Donna terkena anemia atau kekurangan sel darah merah.</p>
<p><span id="more-2361"></span></p>
<p>Anemia, atau kekurangan sel darah merah, seperti yang dialami oleh Donna memang cukup banyak terjadi di kalangan remaja. Kebanyakan terjadi karena mereka kurang memperhatikan asupan nutrisi dari makanan sehari-hari sehingga kurang seimbang atau malah sengaja melakukan diet ketat karena takut badannya menjadi gemuk. Akibatnya, asupan nutrisi tidak sebanding dengan energi yang harus mereka keluarkan untuk melakukan berbagai aktifitasnya. Belum lagi pada remaja putri, mereka juga mengalami menstruasi/haid setiap bulannya yang membuat mereka lebih beresiko untuk kehilangan sel darah merah lagi. Oleh karena itu bisa dibilang bahwa remaja sangat rentan untuk</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Anemia karena defisiensi zat besi</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Anemia atau kekurangan sel darah merah karena defisiensi zat besi adalah anemia yang umum terjadi pada remaja. Anemia karena defisiensi zat besi ini biasanya terjadi apabila makanan yang dikonsumsi sehari-hari kurang mengandung zat besi. Zat besi sendiri merupakan komponen penting dari hemoglobin, yaitu suatu protein didalam darah yang berfungsi untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Tanpa zat besi maka hemoglobin tidak dapat mengangkut oksigen secara efektif. Sedangkan oksigen sendiri dibutuhkan oleh setiap sel di tubuh untuk dapat menjalankan fungsinya masing-masing.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penyebab dari anemia karena defisiensi zat besi biasanya adalah :</p>
<ul>
<li>Kehilangan darah yang banyak, baik karena luka ataupun saat menstruasi</li>
<li>Penyerapan zat besi yang kurang oleh tubuh</li>
<li>Kurangnya kandungan zat besi dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari</li>
</ul>
<p>Defisiensi zat besi yang dapat memicu timbulnya anemia atau kekurangan sel darah merah biasanya terjadi pada kurun waktu tertentu secara perlahan-lahan. Anemia atau kekurangan sel darah merah dapat terjadi jika simpanan zat besi yang ada di tubuh telah habis. Secara umum, wanita menyimpan zat besi lebih sedikit dibandingkan pria karena mengalami menstruasi. Oleh karena itu, wanita pun lebih rentan untuk mengalami anemia atau kekurangan sel darah merah dibandingkan pria.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi orang yang mengalami anemia atau kekurangan sel darah merah, gejala yang biasa terlihat adalah :</p>
<ul>
<li>Warna putih pada mata yang pucat atau berwarna kebiruan -</li>
<li>Kuku yang rapuh</li>
<li>Menurunnya nafsu makan</li>
<li>Kelelahan</li>
<li>Sakit kepala</li>
<li>Kulit terlihat pucat</li>
<li>Nafas pendek</li>
<li>Sakit pada lidah</li>
</ul>
<p>Untuk lebih memastikan diagnosa anemia atau kekurangan sel darah merah, maka dokter biasanya akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan kadar hemoglobin di laboratorium.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Penanganan Anemia karena kekurangan zat besi</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi yang mengalami anemia atau kekurangan sel darah merah akibat asupan nutrisi yang kurang seimbang, maka cara penanganannya relatif lebih mudah. Biasanya dengan perbaikan asupan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi serta suplemen penambah darah, maka anemia atau kekurangan sel darah merah tersebut sudah dapat diatasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Disarankan untuk mengkonsumsi suplemen penambah darah yang mengandung zat besi tersebut dalam keadaan perut kosong, sehingga zat besi akan dapat diserap dengan baik. Tetapi apabila tidak dapat mentolerasi hal tersebut (timbul mual, pusing dll) maka dapat dikonsumsi bersamaan dengan makanan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebaiknya juga untuk tidak mengkonsumsi suplemen penambah darah yang mengandung zat besi tersebut bersamaan dengan obat antasida atau susu karena dapat mengganggu penyerapan zat besi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kadar hemoglobin biasanya dapat kembali normal setelah terapi selama 2 bulan, akan tetapi disarankan untuk tetap mengkonsumsi suplemen penambah darah tersebut selama 6-12 bulan untuk mengganti cadangan zat besi di tubuh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Sumber :</strong> www.nlm.nih.gov, kidshealth.org</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ichadchemical.wordpress.com/2361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ichadchemical.wordpress.com/2361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ichadchemical.wordpress.com/2361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ichadchemical.wordpress.com/2361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ichadchemical.wordpress.com/2361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ichadchemical.wordpress.com/2361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ichadchemical.wordpress.com/2361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ichadchemical.wordpress.com/2361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ichadchemical.wordpress.com/2361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ichadchemical.wordpress.com/2361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ichadchemical.wordpress.com/2361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ichadchemical.wordpress.com/2361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ichadchemical.wordpress.com/2361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ichadchemical.wordpress.com/2361/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2361&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/10/21/remaja-rentan-terkena-anemia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fa3a8511279b378f84f34489a1fd36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ichadchemical</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://medicastore.com/image_news/artikel_anemia.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Diet Tinggi Protein dapat Menurunkan Berat Badan ?</title>
		<link>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/10/20/diet-tinggi-protein-dapat-menurunkan-berat-badan/</link>
		<comments>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/10/20/diet-tinggi-protein-dapat-menurunkan-berat-badan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 03:55:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ichadchemical</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ichadchemical.wordpress.com/?p=2358</guid>
		<description><![CDATA[Diet tinggi protein telah menjadi cara yang populer untuk menurunkan berat badan. Hal ini karena adanya beberapa penelitan yang mengindikasikan bahwa protein dapat membuat rasa kenyang lebih lama dibandingkan dengan lemak atau karbohidrat, benarkah demikian ? Dalam penelitan yang dipublikasikan oleh the American Journal of Clinical Nutrition, para partisipan melaporkan hasil yang lebih memuaskan, lebih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2358&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://medicastore.com/images/diet01_01.jpg" alt="" width="155" height="31" /><br />
<img src="http://medicastore.com/images/4sehat.jpg" alt="demam" width="300" height="200" align="right" hspace="6" vspace="9" /></p>
<p>Diet tinggi protein telah menjadi cara yang populer untuk menurunkan berat badan. Hal ini karena adanya beberapa penelitan yang mengindikasikan bahwa protein dapat membuat rasa kenyang lebih lama dibandingkan dengan lemak atau karbohidrat, benarkah demikian ?</p>
<p><img src="http://medicastore.com/images/diet01_02.jpg" alt="" width="168" height="30" /></p>
<p>Dalam penelitan yang dipublikasikan oleh the American Journal of Clinical Nutrition, para partisipan melaporkan hasil yang lebih memuaskan, lebih kurang rasa lapar &amp; adanya penurunan berat badan ketika melakukan program diet tinggi protein. Dimana asupan lemak dikurangi hingga 20 % dari total kalori yang dikonsumsi, protein dinaikkan hingga 30 % dan karbohidrat hanya 50 %, sehingga para partisipan mengkonsumsi 441 kalori lebih rendah setiap hari ketika mengikuti program diet tinggi protein tersebut</p>
<p>Penelitian lain yang dilaporkan dalam the Journal of Nutrition, menunjukkan bahwa diet tinggi protein yang dikombinasikan dengan olahraga meningkatkan penurunan berat badan &amp; lemak tubuh serta memperbaiki kadar lemak dalam darah. Para peneliti berpendapat, diet tinggi protein membantu orang untuk mengontrol nafsu makan &amp; asupan kalorinya menjadi lebih baik tanpa terganggu dengan rasa lapar yang terus menerus.</p>
<p>Meskipun demikian, para peneliti masih belum mengetahui kenapa protein dapat menurunkan nafsu makan. Mereka menduga bahwa hal tersebut karena diet tinggi protein dapat menyebabkan otak menerima hormon peningkat nafus makan yang lebih sedikit atau karena mengkonsumsi karbohidrat yang lebih sedikit atau karena adanya efek khusus dari protein terhadap hormon rasa lapar &amp; proses kimia di otak. Sehingga menurut the American Dietetic Association, diperlukan penelitan lebih lanjut lagi mengenai khasiat diet tinggi protein tersebut, sebelum para ahli memulai anjuran untuk melakukan diet tinggi protein kepada masyarakat umum<br />
<span id="more-2358"></span><br />
<img src="http://medicastore.com/images/diet01_03.jpg" alt="" width="339" height="30" /></p>
<p>Protein diperlukan oleh tubuh setiap waktu, untuk berbagai fungsi tubuh, karena protein merupakan komponen utama dari semua sel, termasuk otot &amp; tulang. Protein juga diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan &amp; daya tahan tubuh, seperti untuk melawan infeksi &amp; melindungi tubuh.</p>
<p>Institut Health&#8217;s Dietary Reference Intake (DRI) merekomendasikan asupan protein untuk orang dewasa sehat. mulai dari 10 % &#8211; 35 % dari total kalori yang dikonsumsi. Artinya bila kita dianjurkan untuk mengkonsumsi 1800 kalori per hari, maka kita dapat mengkonsumsi antara 45 gr (10 %) hingga 218 gr (35 %) protein setiap harinya.</p>
<p>Meskipun demikian, rekomendasi asupan protein harian untuk pria adalah 56 gr per hari sedangkan untuk wanita adalah 46 gr per hari. Tetapi bila mengkonsumsi lebih dari rekomendasi tersebut tidak masalah, kecuali bila mempunyai masalah pada ginjalnya.</p>
<p>Para ahli menganjurkan untuk mengkonsumsi protein sebesar 120 g setiap harinya bila mengingingkan manfaat penurunan berat badan &amp; jika mengalami masalah untuk meningkatkan asupan protein, maka sebaiknya dilakukan secara bertahap. Bila perlu dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter, bila ingin meningkatkan asupan protein dalam diet sehari-hari.</p>
<p><img src="http://medicastore.com/images/diet01_04.jpg" alt="" width="258" height="30" /></p>
<p>Dalam teori, mudah saja disebutkan bahwa makan dalam jumlah sedikit &amp; berolahraga lebih banyak akan dapat menurunkan berat badan. Tetapi tentu saja tidak demikian dengan prakteknya. Karena, untuk menemukan kombinasi nutrisi yang tepat &amp; dapat kita nikmati serta sesuai juga dengan gaya hidup kita merupakan proses yang individual.</p>
<p>Ada beberapa orang yang lebih menikmati diet tinggi karbohidrat, sementara yang lainnya tiak karena merasa lapar terus menerus.</p>
<p>Oleh karena itu, untuk mengontrol nafsu makan, cobalah membagi asupan kalori harian kita menjadi porsi makanan / snack yang lebih kecil, sehingga bisa dinikmati lebih sering kapan pun juga pada sepanjang hari dengan makan malam sebagai penutupnya.</p>
<p>Para peneliti menyarankan bahwa makan sebanyak 4-5 kali sehari tetapi dengan porsi yang lebih sedikit dapat mengontrol nafsu makan &amp; juga berat badan. Dan juga sepanjang kita masih berada dalam batas yang dianjurkan, maka penambahan protein dalam diet tersebut juga dapat dilakukan.</p>
<p><img src="http://medicastore.com/images/diet01_05.jpg" alt="" width="197" height="30" /></p>
<p>Meskipun protein penting bagi tubuh, tetapi asupan karbohidrat, lemak serta total kalori yang dikonsumsi penting juga untuk diperhatikan.</p>
<p>Untuk diet tinggi protein, dianjurkan untuk memasukkan sumber protein yang rendah lemak dalam konsumsi makanan sehari-hari. Kemudian sertakan juga karbohidrat seperti buah, sayur &amp; gandum serta sumber lemak sehat lain seperti kacang, biji-bijian, minyak zaitun, ikan &amp; alpukat.</p>
<p>Tidak semua protein mempunyai kandungan yang sama, sehingga pastikan bahwa protein yang dikonsumsi kaya akan nutrisi &amp; rendak lemak serta kalori, seperti misalnya daging tanpa lemak, kacang polong, kedelai &amp; susu rendah lemak.</p>
<p><img src="http://medicastore.com/images/diet01_06.jpg" alt="" width="583" height="30" /></p>
<table width="300" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td align="center" bgcolor="#d1f3d6" width="60%"><strong>Makanan</strong></td>
<td align="center" bgcolor="#d1f3d6" width="40%"><strong>Protein (g)</strong></td>
</tr>
<tr>
<td align="left">1 ons daging merah, ikan , ungags</td>
<td align="center">7</td>
</tr>
<tr>
<td align="left">1 butir telur yang besar</td>
<td align="center">6</td>
</tr>
<tr>
<td align="left">4 ons susu</td>
<td align="center">4</td>
</tr>
<tr>
<td align="left">4 ons yoghurt rendah lemak</td>
<td align="center">6</td>
</tr>
<tr>
<td align="left">3 ons tahu</td>
<td align="center">13</td>
</tr>
<tr>
<td align="left">1 ons keju</td>
<td align="center">7</td>
</tr>
<tr>
<td align="left">1/2 cangkir keju cottage</td>
<td align="center">14</td>
</tr>
<tr>
<td align="left">1/2 cangkir kacang merah</td>
<td align="center">7</td>
</tr>
<tr>
<td align="left">1/2 cangkir lentils</td>
<td align="center">9</td>
</tr>
<tr>
<td align="left">1 ons kacang</td>
<td align="center">7</td>
</tr>
<tr>
<td align="left">2 sendok makan selai kacang</td>
<td align="center">8</td>
</tr>
<tr>
<td align="left">1/2 cangkir sayur-sayuran</td>
<td align="center">2</td>
</tr>
<tr>
<td align="left">1 lembar roti tawar</td>
<td align="center">2</td>
</tr>
<tr>
<td align="left">1/2 cangkir biji-bijian</td>
<td align="center">2</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ichadchemical.wordpress.com/2358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ichadchemical.wordpress.com/2358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ichadchemical.wordpress.com/2358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ichadchemical.wordpress.com/2358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ichadchemical.wordpress.com/2358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ichadchemical.wordpress.com/2358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ichadchemical.wordpress.com/2358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ichadchemical.wordpress.com/2358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ichadchemical.wordpress.com/2358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ichadchemical.wordpress.com/2358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ichadchemical.wordpress.com/2358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ichadchemical.wordpress.com/2358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ichadchemical.wordpress.com/2358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ichadchemical.wordpress.com/2358/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2358&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/10/20/diet-tinggi-protein-dapat-menurunkan-berat-badan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fa3a8511279b378f84f34489a1fd36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ichadchemical</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://medicastore.com/images/diet01_01.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://medicastore.com/images/4sehat.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">demam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://medicastore.com/images/diet01_02.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://medicastore.com/images/diet01_03.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://medicastore.com/images/diet01_04.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://medicastore.com/images/diet01_05.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://medicastore.com/images/diet01_06.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Operasi Plastik Kosmetik, Harapan &amp; Resikonya</title>
		<link>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/10/20/operasi-plastik-kosmetik-harapan-resikonya/</link>
		<comments>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/10/20/operasi-plastik-kosmetik-harapan-resikonya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 02:39:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ichadchemical</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan perempuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ichadchemical.wordpress.com/?p=2356</guid>
		<description><![CDATA[Ingin mempunyai hidung yang lurus, wajah dengan tulang pipi yang tinggi, bibir yang terlihat penuh, dengan perut rata &#38; tubuh yang sintal secara cepat ? operasi plastik mungkin menjadi pilihan bagi beberapa orang. Operasi plastik untuk kecantikan atau operasi plastik kosmetik, merupakan cara termudah untuk mengubah penampilan. Bila seseorang merasa kurang puas dengan penampilannya, maka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2356&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img src="http://medicastore.com/images/teks_1.jpg" alt="" width="272" height="25" /></p>
<p style="text-align:justify;">Ingin mempunyai hidung yang lurus, wajah dengan tulang pipi yang tinggi, bibir yang terlihat penuh, dengan perut rata &amp; tubuh yang sintal secara cepat ? operasi plastik mungkin menjadi pilihan bagi beberapa orang. Operasi plastik untuk kecantikan atau operasi plastik kosmetik, merupakan cara termudah untuk mengubah penampilan. Bila seseorang merasa kurang puas dengan penampilannya, maka bisa saja operasi plastik menjadi jawabannya. Tetapi benarkah semudah itu ?, berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk melakukan prosedur operasi plastik untuk kecantikan, yang diambil medicastore dari mayoclinic.com</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><img src="http://medicastore.com/images/teks_2.jpg" alt="" width="360" height="39" /></p>
<p style="text-align:justify;">Operasi plastik untuk kecantikan dapat mengubah penampilan seseorang yang sebenarnya berfungsi normal tetapi tidak terlihat seperti yang diinginkan. Sebelum melakukan prosedur operasi plastik kosmetik untuk memperbaiki penampilan, berikut beberapa faktor yang dapat menjadi pertimbangan :</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>- Hasil yang diharapkan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebaiknya antisipasi terhadap adanya perubahan, bukan kesempurnaan. Jika mengharapkan operasi plastik kosmetik dapat mengubah kita menjadi seperti bintang film, maka bisa jadi yang akan didapatkan adalah kekecewaan. Jangan juga bergantung pada hasil dari operasi plastik kosmetik untuk mempertahankan hubungan dekat dengan pasangan, memperoleh kenaikan karir atau meningkatkan status sosial.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>- Biaya yang dikeluarkan </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Operasi plastik kosmetik bukan sesuatu yang biasanya di tanggung oleh asuransi kesehatan. Besarnya biaya yang dikeluarkan juga dapat bervariasi, mulai dari belasan hingga puluhan juta rupiah. Sebaiknya pertimbangkan juga biaya lain yang harus dikeluarkan sesudah operasi, seperti biaya pemulihan, perawatan ataupun prosedur lain yang diperlukan.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>- Resiko</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Ketidak puasan sangat mungkin dialami setelah melakukan prosedur operasi platik kosmetik . Selain itu, adanya komplikasi saat operasi juga mungkin terjadi, termasuk diantaranya pendarahan atau adanya infeksi di lokasi operasi.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>- Pemulihan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah melakukan prosedur operasi plastik kosmetik, tubuh biasanya memerlukan waktu pemulihan, bisa dalam hitungan hari, minggu atau bahkan bulan. Sebaiknya dipahami juga kondisi fisik nantinya sebagai bagian dari program pemulihan. Termasuk juga bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi kehidupan pribadi &amp; profesional.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>- Perubahan psikologis</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Rasa percaya diri mungkin dapat meningkat setelah melakukan operasi plastik kosmetik yang memperbaiki penampilan. Tetapi operasi plastik kosmetik tidak akan menyembuhkan depresi yang dialami ataupun kondisi kesehatan mental lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><img src="http://medicastore.com/images/teks_3.jpg" alt="" width="401" height="24" /></strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Jika tetap bertekad untuk melakukan operasi plastik kosmetik, tahap selanjutnya yang harus dilakukan adalah menemukan dokter yang tepat untuk melakukan prosedur operasi plastik tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Plilihlah dokter yang spesialisasinya memang di bidang operasi plastik yang ingin kita lakukan serta telah memiliki sertifikasi resmi secara nasional ataupun internasional. Kemudian bila ingin melakukan prosedur operasi yang memerlukan anestesi umum, pastikan ruang operasinya telah terakreditasi &amp; sesuai standar yang berlaku.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Kemudian, perlu diingat juga bahwa tidak semua saran / referensi itu sama. Sebaiknya pilihlah referensi dari sumber yang dapat dipercaya, misalnya dari dokter keluarga ataupun teman yang telah berhasil melakukan prosedur operasi plastik kosmetik sebelumnya. Karena jika meminta referensi dari rumah sakit, bisa jadi anda hanya diberikan daftar dokter yang berpraktek di tempat tersebut saja.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><img src="http://medicastore.com/images/teks_4.jpg" alt="" width="486" height="22" /></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Ketika sudah mempersempit pilihan dokter bedah yang diinginkan untuk melakukan prosedur operasi plastik kosmetik, sebaiknya buatlah jadwal konsultasi dengan dokter tersebut. Saat konsultasi, dokter bedah akan menilai bagian tubuh yang ingin di koreksi, sang calon pasien pun sebaiknya memberitahukan mengenai riwayat kesehatan, obat-obatan yang dikonsumsi serta mendiskusikan keinginan &amp; hasil yang diharapkan dari prosedur tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong> Berikut adalah beberapa pertanyaan yang dapat ditanyakan kepada dokter saat melakukan konsultasi : </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<ul style="text-align:justify;">
<li>Apakah saya merupakan kandidat yang tepat untuk prosedur tersebut ? tanyakan juga alasannya termasuk bila jawabannya adalah bukan</li>
<li>Apakah ada terapi atau prosedur lain yang dapat memberikan hasil yang sama atau bahkan lebih bagus dibandingkan dengan operasi ?</li>
<li>Sudah berapa kali, dokter melakukan prosedur operasi tersebut ? Bagaimana hasilnya ?</li>
<li>Dapatkah dokter memperlihatkan foto atau diagram yang dapat membantu saya untuk memahami prosedur yang dilakukan serta hasil yang diharapkan ?</li>
<li>Apakah hasil yang diharapkan dapat diperoleh hanya dengan 1 kali prosedur atau harus mengantisipasi untuk melakukan prosedur tersebut beberapa kali ?</li>
<li>Apa plihan spesifik dari prosedur tersebut ? Kemudian apa keuntungan &amp; kerugian dari pilihan tersebut ?</li>
<li>Apa tipe anestesi yang akan dilakukan ? Kemudian bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi saya ?</li>
<li>Apakah saya memerlukan rawat inap ? Bila iya, perlu waktu berapa lama ?</li>
<li>Apa komplikasi yang dapat timbul ?</li>
<li>Bagaimana hasilnya akan di monitor setelah operasi ? Apa jenis perawatan lain yang akan diterima ?</li>
<li>Berapa biaya yang dibutuhkan ?</li>
<li>Berapa sering prosedur perbaikan lainnya diperlukan ? apakah hal tersebut termasuk dalam biaya awal atau tidak ?</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Semakin sering, pasien berkonsultasi dengan dokter bedahnya untuk mencapai hasil spesifik yang dapat dicapai sebelum melakukan prosedur operasi plastik kosmetik, maka semakin besar kemungkinan pasien akan merasa puas dengan hasil yang diperoleh.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Tetapi yang harus diingat adalah, meskipun kita sudah melakukan perbandingan &amp; memperoleh dokter yang diinginkan dengan harga yang sesuai, tetap saja keputusan untuk melakukan prosedur operasi plastik kosmetik atau tidak adalah pilihan pribadi.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Dengan mengetahui mengenai harapan yang mungkin diperoleh serta resikonya, maka keputusan untuk melakukan prosedur operasi plastik kosmetik bukan karena semata adanya keinginan &amp; kemampuan, tetapi juga disertai dengan pertimbangan yang matang mengenai resiko &amp; hasil yang diharapkan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sumber :</strong> www.mayoclinic.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ichadchemical.wordpress.com/2356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ichadchemical.wordpress.com/2356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ichadchemical.wordpress.com/2356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ichadchemical.wordpress.com/2356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ichadchemical.wordpress.com/2356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ichadchemical.wordpress.com/2356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ichadchemical.wordpress.com/2356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ichadchemical.wordpress.com/2356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ichadchemical.wordpress.com/2356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ichadchemical.wordpress.com/2356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ichadchemical.wordpress.com/2356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ichadchemical.wordpress.com/2356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ichadchemical.wordpress.com/2356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ichadchemical.wordpress.com/2356/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ichadchemical.wordpress.com&amp;blog=14782307&amp;post=2356&amp;subd=ichadchemical&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ichadchemical.wordpress.com/2011/10/20/operasi-plastik-kosmetik-harapan-resikonya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/63fa3a8511279b378f84f34489a1fd36?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ichadchemical</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://medicastore.com/images/teks_1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://medicastore.com/images/teks_2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://medicastore.com/images/teks_3.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://medicastore.com/images/teks_4.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
