Manfaat lidah buaya


Lidah Buaya : Dari Obat Kanker Hingga Kosmetik
—————————————————–

Dikenal sebagai salah satu dari 10 tanaman terlaris di dunia, lidah buaya menyimpan sejuta manfaat.

Tanaman lidah buaya memang sudah tak asing bagi masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan tanaman ini bisa tumbuh liar di tempat berudara panas. Daunnya meruncing berbentuk taji. Bagian yang bisa dipakai adalah bagian daunnya dan akarnya.

Sejak dari jaman Cleopatra
———————————

Tamanan lidah buaya konon berasdal dari kepulauan Cannary, Afrika. Lidah buaya sudah digunakan oleh bangsa Samaria sejak tahun 1875 SM. Bahkan di 300 tahun sebelumnya, di dekat Thebes, Mesir ditemukan sebuah naskah kuno tentang sejarah dan manfaat dari lidah buaya. Disebutkan dalam naskah tersebut lidah buaya sanggup menyembuhkan infeksi luka, kemerahan pada kulit dan penghasil obat aloe.

Pada jaman Cleopatra pun khasiat lidah buaya, sama populernya dengan khasiat susu dan madu. Ratu Cleopatra dan Raja Alexander Agung konon sering minum minuman dari lidah buaya. Tak heran jika minuman dari lidah buaya disejajarkan dengan minuman para raja-raja. Tak cuma itu, di zaman Cleopatra juga terdapat banyak ramuan produk kosmetik yang mengandung gel lidah buaya.

Diperkirakan tanaman lidah buaya masuk ke Indonesia pada abad ke-17. Mengingat iklim Indonesia sangat cocok dengan tanaman ini, maka tak heran jika hampir di seluruh pelosok Indonesia tanaman ini bisa tumbuh.

Yang mengembirakan, tamanan lidah buaya ini sudah dibudidayakan di Indonesia. Di Kalimantan Barat terutama di Pontianak, lidah buaya dibudidayakan secara besar-besaran. Dukungan iklim dan lahan di kalimantan sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman lidah buaya secara optimal.
Begitu seriusnya pemerintah daerah Pontianak sampai perlu mendirikan aloe vera center. Aloe vera center ini adalah pusat pengkajian dan pengembangan lidah buaya yang dibentuk berdasarkan kerjasama pemerintah Kota Pontianak dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Propinsi Kalimantan Barat dan BPPT Serpong.
Dinas Urusan Pangan kota Pontianak dalam situsnya dikatakan perlu mengembangkan tanaman lidah buaya ini dikarenakan karena kesesuaikan lahan dan iklim Pontianak. Dikatakan pula karena lidah buaya merupakan satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan secara komersial. Pasalnya lidah buaya dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat, bahan baku industri kosmetika, farmasi, makanan dan minuman kesehatan.

200 kandungan
——————–

Di Indonesia manfaat yang paling popular dari lidah buaya adalah sebagai penyubur rambut. Padahal peracik obat kebangsaaan Yunani pernah mencatat bahwa lidah buaya memiliki beragam manfaat, dari mulai obat mag, lukak lambung, diabetes, bisul, kulit memar, rambut rontok, radang tenggorokan, jerawatan, batuk, menurunkan kolesterol, wasir, rematik, kanker hingga hepatitis.

Dalam industri kosmetik, lidah buaya juga banyak dimanfaatkan untuk pembuatan berbagai macam krim. Dari mulai krim pelindung sinar matahari, pelembab kulit, pembersih muka, penyegar, lipstik hingga pelembab rambut.
Mengapa lidah buaya sanggup menyembuhkan berbagai penyakit? Hal ini dikarenakan di daun pelepah lidah buaya mengandung sekitar 20 jenis asam amino yang berkhasiat untuk obat. Asam amino yang terkandung adalah : Arginine, Asparagin, Asparatic, Acid, Analine, Serine, Valine, Glutamah, Tareonine, Glycyne, Lycine, Yrozine, Proline, Histidine, Leucine, Isoliucine. Lidah buaya mengandung saponin yang mempunyai kemampuan membunuh kuman, serta senyawa antrakuinon dan kuinon sebagai anti biotik dan penghilang rasa sakit.

Sedangkan sebagai dasar kosmetika lidah buaya mengandung Zn, K, Fe, vitamin A, asam folat dan kholin, selain itu gel/lendir lidah buaya juga mengandung vitamin B1, B2, B3, B12, C, E, choline, inositol, dan folic Acid. Untuk bahan dasar kosmetika, lidah buaya mengandung Zn (untuk kesehatan kulit dan kuku), K (untuk pemeliharaan muka dan otot tubuh agar tetap kencang), asam folat dan kholin (berperan dalam kesehatan kulit dan rambut).
Sementara kandungan mineral pada lidah buaya terdiri dari : kalsium, potasium, sodium, Kromium, untuk enzim yang terkandung adalah : amilase, katalase, sellulose, korboxypepidae, karboxyhelolase, bradykinase.
Bagi wanita yang ingin berdiet, lidah buaya bisa dijadikan alternatif. Pasalnya zat aloin dalam lidah buaya berfungsi sebagai pencahar. Lidah buaya bersifat dingin dan berkhasiat sebagai penurun kadar gula, pengontrol tekanan darah, antibiotik, dan analgesik (pereda sakit), sehingga sangat cocok untuk para penderita diabetes dan kolesterol tinggi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: